foto by instagram.com/yustinaadityaningsih

Alun Alun Purwokerto

Diposting pada

Lokasi: Jl. Jenderal Sudirman, Sokanegara, Purwokerto Tim., Banyumas, Jawa Tengah 53116
Map: Klik Disini
HTM: Gratis
Buka Tutup: 24 Jam
Telepon:

Purwokerto berada di provinsi Jawa Tengah kabupaten Banyumas, terdapat 4 kecamatan yaitu Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara, Purwokerto Selatan.

Tempe mendoan menjadi ciri khas kuliner dari kota ini, beberapa julukan diberikan pada kota ini seperti kota keripik serta kota transit. Lebih unik lagi kota ini mendapat julukan kota pensiunan karena banyak pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota Purwokerto.

Purwokerto kini menjadi pusat kota kabupaten Banyumas karena daerah ini mulai berkembang. Salah satu tempat yang menjadi pusat berkumpulnya warga puwokerto serta menjadi destinasi wisata di kota mendoan ini yaitu alun-alun purwokerto.

Sejarah Asal Usul

Tempat ini dapat disebut sebagai saksi sejarah perjuangan rakyat Purwokerto, tempat ini sudah ada sejak kolonial belanda. Penataan area alun-alun dibagian depan ada helaman (plataran), Pendapa, Pringgitan, dalem dan plataran buri (Belakang) terdapat masjid yang biasa disebut masjid Paguwon.

Masjid ini berada di sebelah barat, di sebelah timur terdapat kantor pengadilan serta penjara yang dibangun di sebelah selatan masjid. Tempat ini dibangun dengan penuh filosofi dan konsep yang tinggi.

foto by instagram.com/ridwannamsembilan

Dibangun membelakangi gunung dan menghadap ke samudera. Untuk memperkuat garis imajiner tempat ini dibagi menjadi 2 wilayah dengan jalan yang langsung menuju halaman pendapa.

Pohon beringin yang di tanam di alun alun menandakan pengayoman kepada masyarakat Purwokerto, keadaan ini dipertahankan hingga pemerintah bupati Aris Setiono.

Menurut Prof. Eko Budihardjo alun-alun menjadi jati diri kota dengan menjunjung tinggi nilai budaya dan filosofi dalam membangun serta merawat tempat ini. Pada saat kolonial Belanda sangat disayangkan tempat ini dirusak dengan membangun pusat pemerintahan kolonial yang tidak sejalan dengan nilai budaya serta filosofinya.

foto by instagram.com/kukuhb92

Dalam pembangunannya sangat terlihat hubungan yang erat antara manusia dengan alam dan Tuhannya. Tujuan dari pembangunan ini bukan untuk kepentingan penguasa saja tetapi menjadi kepentingan seluruh warganya.

Alun-alun Purwokerto telah mengalami renovasi sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2008, saat itu pemerintahan bupati Mardjoko dan pada tahun 2014 pemerintahan bupati Achmad Husein.

foto by instagram.com/januaruntungjatmiko

Renovasi yang paling kontroversial yaitu pada pemerintahan Achmad Husein karena tidak sesuai harapan warga untuk mengembalikan keadaan yang seperti tempo atau jaman dulu. Renovasi pada tahun 2014 yaitu mengganti jenis rumput dan membangun air mancur.

Konsep yang di susung bupati Husein yaitu berkaca pada kota-kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Malang, Jakarta yaitu konsep terbaru yaitu Modern Citizen Park. Sekarang sudah banyak gambar dan foto yang beredar di internet dari tampilan tempat hitz Purwokerto ini.

foto by instagram.com/diena.saraswaty

Belum diketahui secara pasti apakah ada samsat, wifi berpassword untuk mengakses internet cepat di tempat luas ini. Selain itu, belum juga diketahui secara pasti apakah tempat ini sudah dipasang cctv atau belum agar bisa melakukan live streaming video.

Selain itu juga belum ada info tentang acara tv yang akan meliput tempat hiburan bagi warga kota mendoan ini. Denah dan peta tempat ini dapat dilihat melalui Google Maps. Deskripsinya dapat dilihat di artikel ini, namun tidak ada no telp, pegadaian, bom dan mayasi.

Lokasi Dimana

Tempat hiburan bagi warga kota ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dari pusat kota Yogyakarta berjarak 168 kilometer untuk menuju kota Purwokerto.

Tidak sulit menemukan tempat ini karena ada di pusat kota dan tepat di depan kantor bupati. Tempat ini menjadi lokasi transit karena berada di jalur mudik saat idul fitri.

Hasil Renovasi

Wajah dari pusat kota Purwokerto ini sudah berbeda dari beberapa tahun silam setelah direnovasi. Kini konsep dari tempat ini lebih modern dengan dibangun tempat spot selfie andalan yaitu air mancur dengan warna dapat berubah.

Air mancur ini menjadi tempat bermain anak-anak. Mereka dapat bermain air di situ dengan latar belakang tulisan “PURWOKERTO”. Terdapat banyak mainan untuk anak-anak di tempat ini serta ada pedagang kaki lima hanya pada saat satu suro saja karena disekitar alun-alun ada larangan pedagang kaki lima.

foto by instagram.com/alifzhafran16

Tepat didepannya terdapat kantor bupati Banyumas. terdapat tempat-tempat hitz seperti cafe buntos, cafe all rich, rita bakery sehingga tempat ini menjadi tempat berkumpul yang ideal bagi keluarga karena wisatanya lengkap.

Untuk beribadah pengunjung dapat memanfaatkan masjid agung yang ada di sebelah kiri alun-alun. Fasilitas lain seperti parkiran juga sangat strategis dan biaya parkir yang murah cukup merogoh kocek 2000 rupiah anda dapat menikmati suasana malam hari di kota mendoan ini.

Wisata Kuliner

Makanan terkadang menjadi tujuan wisatawan untuk menandangi tempat tersebut. Bakso Pekih yang terdapat di Jalan Pekih menjadi favorit warga serta wisatawan yang berkunjung.

Cukup menempuh waktu 4 menit dengan berjalan kaki dari alun-alun anda dapat langsung menikmati gurihnya bakso ini. Buka dari pukul 9 pagi hingga 8 malam. Cukup menyiapkan uang 11.000 anda dapat menyantap bakso paling enak di kota keripik ini.

foto by instagram.com/agus.bagus88

Rumah Makan dan Karaoke Keluarga KABAYAN menjadi salah satu destinasi wisata kuliner legenda di kota keripik ini. Berada di jalan jendral sudirman dengan jarak tidak sampai 1 kilometer dari alun-alun membuatnya mudah diakses.

Berdiri sejak ‘zaman dulu’ menjadikan tempat ini khas dengan nasi timbelnya. Lokasinya sendiri berada di depan RRI. Tempatnya bersih serta tata ruang bagus dan stafnya ramah menjadi alasan anda wajib merasakan nasi timbel dari tempat makan ini.

Makam Ragasemangsang

Terdapat bangunan misteri yang menjadi perbincangan warga Purwokerto. Bangunan ini terdapat di pusat keramaian warga Purwokerto. Setiap warga yang mengunjungi alun-alun akan melihat bangunan berpintu besi berukuran 1,5 x 2 meter berdiri ditengah jalan pertigaan.

Menurut keterangan warga setempat konon katanya di dalam bangunan tersebut ada jasad seorang lelaki. Tidak dapat dipastikan kapan bangunan itu dididirikan, karena banyak versi cerita rakyat untuk menerangkan asal usulnya. Cerita ini tersebar mulai dari zaman raja hingga zaman penjajahan belanda.

foto by instagram.com/riyu2005

Dipaparkan ketua RT 3 RW 5 Sokanegara, bapak Suwito kematikan lelaki yang berada dibangunan itu di sebabkan peperangan antara dua orang sakti mandraguna yaitu Mbah Ragasemangsang sebagai protagonis dengan Paden Pekih yang meresahkan warga.

Perkelahian itu dimenangkan oleh Raden Pekih yang akhirnya menggantung raga Mbah Ragasemangsang. Saat ini (2018) bangunan itu masih menjadi tempat keramat tetapi ditengah kota Purwokerto.

Hotel Terdekat

Hotel menjadi tempat penginapan bagi wisatawan d ikota Purwokerto. Hotel dengan akses jalan yang mudah menjadi incaran para wisatawan. Salah satu hotel yang berada di jalan Sudirman yaitu COR Hotel Purwokerto menjadi salah satu pilihannya.

COR Hotel tepatnya berada di Jalan Jendral Sudirman No. 508-511, Purwokerto Lor, Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah. Hanya menempuh jarak 1,6 kilo meter dari tempat wisata kota ini dengan perkiraan jarak tempuh 6 menit hingga 9 menit anda sudah dapat merasakan nyamannya menginap dihotel.

Hotel lain dapat ditemukan di sekitar sini yaitu Java Heritage Hotel. Tempat ini dapat ditempuh mengguanakan kendaraan pribadi dengan waktu 8 menit dari alun-alun Purwokerto, hanya berjarak 2,1 km dari alun-alun.

foto by instagram.com/yulianiwijayaaa

Dengan lalu lintas kepadatan normal, hotel ini dapat ditempuh hanya dengan waktu 8 menit dari tempat wisata warga perkotaan tersebu dan anda sudah dapat menikmati nyamannya hotel dengan bintang empat ini. Pemesanan hotel dapat langsung menghubungi pihak hotel atau dapat melalui jasa pemesana hotel online.

Hotel Moetel Purwokerto by Dafam. Hotel ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi dari tempat wisata warfa kota ini yaitu 3,9 kilometer dengan waktu yang ditempuh kurang lebih sekitar 12 menit melalui jalan Gatot Subroto.

foto by instagram.com/angguntkrr

Tidak memakan waktu yang lama untuk sampai ke hotel ini dengan catatan keadaan jalan yang lancar tanpa kemacetan. Pelayanan hotel bintang tiga ini dapat dinikmati dengan harga 361.622 rupiah per malamnya.

Hotel dengan jarak yang tidak sampai 1 km dari wisata kota ini yaitu hotel Cahaya Nirwana dengan jarak tempuh yaitu 850 m. Waktu yang dibutuhkan hanya 3 menit menggunakan keadaan pribadi dan anda dapat menikmati kenyamanan hotel.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.