foto by wikipedia.org

Ada Apa Saja di D Mall

Diposting pada

Lokasi: Jl. Margonda Raya Kav. 88, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16423
Map: Klik Disini
HTM: Gratis
Telepon: (021) 7753487

Buka Jam Berapa

Senin 10.00–21.30
Selasa 10.00–21.30
Rabu 10.00–21.30
Kamis 10.00–21.30
Jumat 10.00–21.30
Sabtu 10.00–22.00
Minggu 10.00–22.00

foto by instagram.com/ummi_haira_

Berbagai wilayah di Indonesia pun banyak yang telah menjadi sasaran pengembangan pusat perbelanjaan baru. Pengembangan mall yang terbilang pada seri mega terlihat jelas di area sekitar ibukota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Namun perkembangan tersebut tidak hanya merambah pada area Jabodetabek dan Pulau Jawa saja, melainkan kota-kota besar lainnya dari Sabang bahkan hingga ke ujung Merauke sekalipun ikut menyaksikan perkembangan ini. Tak bisa dipungkiri, pusat perbelanjaan pun selalu menjadi trend dan primadona hingga selalu dipadati oleh masyarakat.

Jika ditelusuri satu per satu, terlihat beberapa unit Mall yang memiliki ikon bagus, megah nan selalu ramai dikunjungi seperti Taman Anggrek, Plaza Senayan, Kelapa Gading, AEON Serpong, FX Sudirman khususnya di bagian selatan Jakarta.

Namun, perkembangan mall di Indonesia tidak selalu membuahkan hasil yang baik. Banyak juga berbagai pusat perbelanjaan mengalami kejadian pahit yaitu selalu sepi hingga hampir gulung tikar, seperti halnya dengan Mall Grand Serpong, ITC Kuningan, ITC Fatmawati, Kelapa Gading Trade Center W, Bekasi Square, Mega Karawang, Grand Palladium Medan, Kaza City Surabaya.

Tidak samapai situ saja, Saphir Square Jogja Yogyakarta, Lippo Kuta Bali, Big Samarinda, Lombok City Center, Palur Plaza Solo, Rita Pasaraya Wonosobo, Lamongan Plaza, Tulungagung Plaza, Lippo Jember, Suncity Madiun, Pasific Tegal, Kartini Bandar Lampung, Duta Banjarbaru, Wonosobo, Iskandar. Grogol.

Dan juga Grand Tarakan Kalimantan Utara, New Makassar, City Gorontalo, Big Samarinda, hingga Metro Merauke merupakan beberapa contoh pusat perbelanjaan di Indonesia yang sepi kurang diminati oleh pengunjung.

Lebih tragisnya lagi Pasaraya Sri Ratu, Lingkar Selatan (Molis) Bandung, Ramayana Gresik, Ramayana Kediri dan MX Malang merupakan contoh pusat perbelanjaan yang hingga saat ini sudah tidak dioperasionalkan lagi dan tidak sedikit berubah menjadi bangunan kosong nan angker.

Masalah strategi pemasaran merupakan salah satu penyebab utama kegagalan eksistensi dari pusat perbelanjaan di Indonesia.

foto by jakarta.tribunnews.com

Konsep Mall

Di Indonesia, konsep dari pembangunan pusat perbelanjaan masih sekedar hanya melihat dari peluang permintaan kebutuhan kota yang hanya beramsumsi bahwa semakin bertambah jumlah penduduk maka akan semakin bertambah pula angka kunjungan.

Seringkali strategi tata letak bangunan dan gerai terkesan terlalu terkotak-kotak sehingga dirasa kurang humanis dan pengunjung merasa cepat bosan berakibat tidak kembali lagi pada pusat perbelanjaan tersebut.

Padahal, jika melihat trend mall di mancanegara banyak sekali yang sukses dan bisa menjadi panutan bagi Indonesia.

Sebagai contoh mall megah dan unik yang berhasil dan hingga saat ini masih menjadi destinasi favorit pengunjung ialah berbagai pusat perbelanjaan yang diprakarsai oleh Giga Group Pakistan DXMall seperti Islamabad, Khrisna Apra Indirapuram, Neytaji Subhnash Place (NSP), Rohini West, Ring Road Pitampura, Rawalpindi, dan Boracay Filipina.

foto by instagram.com/reza_wollf_

Adapun pusat perbelanjaan lainnya seperti Orchard Singapore, Langkawi Fair Shopping Mall Kuala Lumpur, Bandar Seri Inskandar Perak Malaysia, dan Ho Chi Minh Vietnam. Konsep yang diterapkan oleh pusat perbelanjaan yang telah terakui sukses tersebut ialah menyesuaikan dengan pergeseran tingkah laku masyarakat.

Mall saat ini bukan lagi mempunyai fungsi utama sebagai tempat perbelanjaan, melainkan sebagai arena bersenang-senang dan bersosialisasi. Ditambah lagi, penerapan konsep Transit Oriented Development (TOD) pun menjadi salah satu faktor kunci stabilnya jumlah pengunjung.

Pengembangan hunian dan pusat perbelanjaan yang terintegrasi dengan moda transportasi publik pun berorientasi pada istilah one stop living. Berada pada kawasan one stop living, pusat perbelanjaan diyakini tidak akan pernah kehabisan pengunjung.

foto by instagram.com/ilham_aki_135cc

Hal tersebut dikarenakan selalu ada penghuni apartemen/hotel atau pekerja yang meluangkan waktu ke mall walaupun hanya untuk makan, nongkrong, menonton film di bioskop atau istirahat.

Salah satu pusat perbelanjaan di Depok yang memiliki permasalahan yang sama ialah Mall Depok. Mall ini dibangun pada luas tanah 45000m2 pada tahun 1996, terdiri dari 5 lantai yang termasuk 1 lantai basement.

Namun, semakin berkembangnya pusat perbelanjaan lainnya di sekitar Kota Depok, mall ini terlihat semakin tersurutkan. Melihat permasalahan tersebut, PT. Propindo Sedayu selaku pemilik ingin membuka peluang dengan membenahi citra dan merubah konsep pusat perbelanjaan yang baru bagi masyarakat Kota Depok.

foto by instagram.com/susanti_chakev

Strategi awal yang dilakukan ialah merubah nama Depok Mall menjadi Dmall. Selanjutnya, mencoba membenah diri pada setiap konsepnya yang diadopsi dari berbagai pusat perbelanjaan yang sukses di mancanegara.

Konsep baru DMall didesain dapat fleksibel merangkul seluruh lapisan masyarakat, dengan menyuguhkan tempat yang seru dan nyaman untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, bertemu rekan kerja maupun teman, maupun hanya sekedar hangout bersama teman maupun sanak keluarga.

Lokasi Dimana

foto by instagram.com/rahayuhartini5

Aksesnya pun terbilang mudah dan sangat strategis. Apabila menggunakan transportasi publik, Anda tak perlu bingung karena terletak pada jantung Kota Depok, sebelah timur dari Hotel Fave Margonda.

Agar memudahkan pencarian alamat, Anda dapat juga menelusuri dengan aplikasi map yang akan membawa kita ke dalam penelusuran Jalan Margonda Raya Kavling 88, Depok, Jawa Barat.

foto by instagram.com/ratihpurnomo

Daftar Restoran

Dengan konsep barunya, DMall Depok juga menyuguhkan berbagai gerai lengkap mulai dari pusat perbelanjaan pakaian, alat kebutuhan rumah tangga, restaurants, book stores, arena entertainment hingga sampai berbagai kantor administrasi bank. Seluruh gerai tersebut telah terakomodasi pada seluruh lantai, berikut merupakan daftar dari gerai-gerai yang telah tersedia pada Dmall.

Basement:

Pada umumnya, basement dipergunakan sebagai arena parkir yang luas bagi pengunjung. Namun, pada lantai basement Dmall. Pengelola memultifungsikan area basement untuk memanjakan para pengunjung seperti menyediakan gerai kecantikan spa, Daily Foodhall Shops, layanan laundry.

Uniknya, pada lantai basement juga tersedia salon khusus kendaraan yaitu Auto Polish. Tentu saja, akan memudahkan merawat dan membersihkan kendaraan Anda apabila sedang berkunjung ke pusat perbelanjaan ini.

Lantai Ground (G):

foto by instagram.com/safitri_mila

Pada lantai dasar, Anda dapat menikmati berbagai varian restoran terkemuka seperti KFC, Baskin Robins, Starbucks, Domino’s Pizza, Gokana Ramen & Tepan, Es Teler 77, Ichiban Sushi, dan Dunkin Donuts. Gerai lainnya yang tersedia antara lain Yopie Salon, Optik Melawai, Yongki Komaladi, serta Golden Truly.

Lantai 1

Lantai ini didominasi oleh gerai menjual mainan khusus anak. Selain itu, terdapat juga kuliner menu nusantara yang dapat disantap di Warung Tekko dan Bakso Malang Karapitan (BMK).

Lantai 2

Meskipun sebagian ruko pada lantai ini masih tampak kosong namun, pada lantai ini Anda dengan mudah menemukan gerai penjual berbagai produk elektronik & furniture pada gerai Electronic Solution, My Home, dan MPG Furniture. Bioskop CGV Cinemas kesayangan Anda pun juga tersedia loh di lantai 2 ini.

Lantai 3

Lantai 3 merupakan pusat dari tempat kuliner nusantara. Pada lantai ini, Anda dapat pada menemukan Bebek Semego, Bakso Tenis Pancoran, Bakmi Margonda, Pempek Tussy, Soto Betawi, Bakmi Bangka, Warung Sate, dan berbagai jenis makanan food court lainnya tersedia disini.

Hotel di Sekitar

DMall tidak hanya diperuntukkan khusus bagi warga Depok dan sekitarnya saja, melainkan pengunjung domestik maupun mancanegara pun didesain dapat dengan mudah mengaksesnya.

foto by instagram.com/hesticyntia

Didukung oleh Hotel Santika, hotel ini terhubung langsung dengan belakang bangunan DMall sehingga akan lebih mudah untuk mengakses layanan hotel maupun mall. Hotel Santika Depok memiliki total 122 unit kamar serta dilengkapi pula layanan lengkap seperti ruangan pertemuan, layanan laundry, pusat kebugaran/gym, dan kolam renang.

Bagaimana menurut Anda, dengan bebenahnya sistem dari Dmall Depok? Sudah menarik bukan? Jika berminat menjadi bagian dari DMall, Anda dapat menghubungi email marketing@dmalldepok.com.

Berbagai informasi kegiatan dan berbagai promo, info teraupdate pun, manajemen selalu menginformasikannya pada website https://www.dmalldepok.com. Yuk, kita coba suasana terbaru dari DMall Depok!

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

One thought on “Ada Apa Saja di D Mall

  1. 9 Executive Spa Samarinda beda total perawatannya.. . ruangannya nyaman,therapist nya asik cantik lagi pokoknya pelayanannya oke laah…TKP di Jl. Untung Suropati No.35, Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243 highly recommended in a town!!! nine-spa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.