Biaya hidup di vietnam murah 2021 berapa tinggal
foto by audreyfat.blogspot.com

10 Biaya Hidup di Vietnam, Lebih Murah atau Mahal Dibandingkan Indonesia?

Diposting pada
5/5 - (1 vote)

Vietnam adalah salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang mengalami perkembangan pesat dalam bidang pariwisata selama beberapa tahun terakhir. Selain kepadatan turis yang lebih rendah, kabarnya biaya akomodasi di sini juga dikabarkan cukup ramah bagi kantong.

Tidak hanya untuk kunjungan wisata saja, ternyata ada beberapa orang Indonesia yang datang untuk menetap di Vietnam. Negara ini menjadi salah satu tujuan bagi mereka yang ingin hidup di luar negeri dengan biaya yang terjangkau dan keadaan geografis yang serupa.

Banyak yang mengatakan bahwa biaya hidup di Vietnam lebih murah daripada di negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, meskipun tidak sepopuler Singapura atau Malaysia, gaji UMR di Vietnam kabarnya termasuk tinggi lho untuk pekerja.

Nah, sebenarnya berapa sih biaya hidup di Vietnam tahun 2021? Apakah benar lebih murah daripada di Indonesia? Yuk, kita liat dulu rinciannya!

1. Biaya Tempat Tinggal

Apartemen menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk tempat tinggal jika kalian merantau ke Vietnam. Harga untuk sewa apartemen berbeda-beda, tergantung letaknya, kondisi bangunan, luas apartemen, dan fasilitas yang disediakan.

Harga sewa apartemen di Vietnam sedikit lebih tinggi secara nominal bila dibandingkan dengan Indonesia dan Filipina.

Tarif untuk sewa apartemen dengan satu kamar di pusat kota berkisar antara VND 8.800.000 hingga 12.000.000 atau setara dengan Rp. 5.500.000 hingga 7.600.000 per bulan.

Di luar pusat kota lebih murah, sewa apartemen satu kamar hanya VND 5.700.000 yang setara dengan Rp. 3.600.000 per bulan.

Jika kalian ingin sewa apartemen dengan tiga kamar, harganya tentu lebih mahal. Di pusat kota, sewa apartemen tiga kamar bisa mencapai VND 19.000.000 yang setara dengan Rp. 12.000.000 per bulan.

Sementara itu, di luar pusat kota, sewa apartemen dengan tiga kamar akan memakan biaya VND 12.000.000 atau setara dengan Rp. 7.600.000 per bulan.

Satu hal penting yang harus dipertimbangkan saat memilih apartemen adalah aksesnya. Pilihlah apartemen yang aksesnya mudah dan dekat dengan transportasi sehingga ini akan meringankan beban biaya transportasi per bulan kalian!

2. Tagihan Utilitas

Biaya untuk tagihan utilitas mencakup biaya listrik, air, telepon, dan internet. Nah, ini juga berbeda-beda untuk setiap orang, pastinya tergantung dari pemakaian. Jadi, tidak ada angka yang pasti untuk biaya ini.

Estimasi buat tagihan utilitas dari apartemen seluas 85 meter persegi adalah Rp. 500.000 hingga 1.400.000 per bulannya.

Namun, tagihan utilitas adalah salah satu biaya yang bisa ditekan pengeluarannya jika kalian ingin melakukan penghematan.

Buat menghemat biaya utilitas, kalian bisa menghemat penggunaan listrik dan air. Matikan listrik saat kalian pergi dari apartemen, dan juga matikan air saat sedang tidak digunakan. Gunakanlah seperlunya.

3. Biaya Makan

Biaya yang satu ini juga menjadi salah satu pengeluaran yang tidak bisa dihindari, jika kalian ingin merantau ke Vietnam. Beruntunglah kalian, karena biaya untuk makan di Vietnam tidak tinggi, bahkan berbeda cukup tipis dengan Indonesia.

Untuk satu porsi makanan, di Vietnam minimal dihargai sebesar VND 40.000 atau setara dengan Rp. 25.000. Dengan uang segitu, kalian sudah bisa membuat perut kenyang dengan makanan lho.

Harga satu botol air mineral pun juga tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Di Vietnam, harga satu botol air mineral mulai dari VND 6.000 atau setara dengan Rp. 3.800.

4. Kuota Internet

Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, kalian harus membeli kuota internet untuk menghidupkan ponsel kalian. Asiknya, harga kuota internet di Vietnam lebih murah daripada di Indonesia lho!

Kabarnya, tarif rata-rata internet seluler di Vietnam adalah sekitar VND 13.000 atau setara dengan Rp. 8.260 untuk 1 GB. Jika satu bulan kalian perlu 10 GB, kalian perlu membayar VND 130.000 atau setara Rp. 82.000.

Nah, ini jelas jauh lebih murah yah dibandingkan di Indonesia?

5. Biaya Transportasi

Untuk para pekerja dan mahasiswa, biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran yang harus dibayarkan. Jumlah biaya transportasi juga tergantung dari mobilitas kalian serta jarak tempat tinggal ke kantor atau kampus.

Asiknya lagi, biaya transportasi di Vietnam juga cukup bersahabat dan tidak berbeda jauh dengan Indonesia. Ongkos sekali jalan di Vietnam mencapai VND 7.000 atau sekitar Rp. 4.400, sementara di Indonesia sekitar Rp. 4.000

Kalian bisa lebih hemat jika membeli tiket bulanan karena di Vietnam harga tiket bulanan mencapai VND 200.000 atau setara dengan Rp. 130.000. Sementara di Indonesia, tiket bulanan bisa mencapai Rp. 180.000.

6. Belanja Bulanan

Sebagai perantau, kalian juga perlu belanja kebutuhan bulanan seperti persediaan bahan makanan dan alat-alat kebersihan. Ternyata, harga barang-barang di Vietnam tidak berbeda jauh lho dengan di Indonesia.

Harga beras per kilogram di Vietnam adalah sekitar VND 20.000 atau setara dengan Rp. 12.000. Ini tentu tidak berbeda jauh dengan Indonesia, yang hanya sekitar Rp. 9.000 – 10.000 per kg.

Sementara untuk harga daging merah adalah sekitar VND 230.000 atau setara dengan Rp. 146.000 per kg. Harga dada ayam bisa mencapai VND 75.000 atau setara dengan Rp. 48.000 per kg.

Harga telur juga berbeda tipis dengan Indonesia, karena di Vietnam 12 butir telur dijual dengan harga VND 31.000 atau sekitar Rp. 20.000.

7. Hiburan & Rekreasi

Untuk melepas penat, sebagian besar dari kalian pasti menginginkan hiburan dan rekreasi di sela-sela rutinitas. Buat kalian yang suka nongkrong atau traveling, pasti akan mengeluarkan biaya lebih besar.

Jadi, biaya untuk hiburan dan rekreasi tergantung dari setiap orang ya. Tidak ada angka yang mutlak untuk ini, karena tergantung dari gaya hidup masing-masing saja. Selain itu, sebenarnya hiburan dan rekreasi itu termasuk optional.

8. Belanja Pakaian

Harga pakaian di Vietnam ternyata lebih mahal dibandingkan dengan di Indonesia. Satu potong jeans Levis di sana dihargai sebesar VND 992.000 atau setara dengan Rp. 630.000. Sementara di Indonesia hanya sekitar Rp. 400.000.

Contoh lain adalah harga sepatu pantofel kulit di Vietnam yang harganya mencapai hampir VND 2.000.000 atau setara Rp. 1.200.000. Sementara di Indonesia, kalian hanya perlu Rp. 800.000 untuk mendapatkan sepatu dengan kualitas bagus.

Kalo kalian ingin mencari baju-baju yang murah, carilah di pasar-pasar tradisional. Di situ banyak barang yang dijual dengan harga murah lho dengan pilihan dan harga yang bervariasi.

9. Tabungan Darurat

Sebagai salah satu bentuk tindakan antisipasi, ada baiknya kalian menyiapkan dana darurat. Tabungan ini tentunya akan berguna jika kalian mengalami sebuah kejadian mendadak yang mengharuskan kalian untuk menambah pengeluaran.

Beberapa contoh kejadian darurat adalah sakit, kehilangan barang berharga, kerusakan barang, dan lain-lain. Nah, jumlah tabungan darurat yang dimiliki setiap orang bisa berbeda-beda yah, tergantung sama kehidupan masing-masing.

Bagi kalian yang sudah berkeluarga, sudah pasti jumlah tabungan darurat yang kalian butuhkan lebih banyak dari orang-orang yang masih lajang.

10. Total dan Kesimpulan

Jadi, estimasi total biaya kebutuhan per bulan di Vietnam VND 11.050.000 atau setara dengan Rp. 7.000.000 jika 1 VND sama dengan Rp. 0.64. Perlu diketahui lagi bahwa angka ini tidak mutlak karena kembali lagi pada kebutuhan dan gaya hidup setiap orang.

Agar tidak menyusahkan diri sendiri dan keluarga di tanah air, ada baiknya kalian berhemat. Selain itu, kalian perlu menyisihkan buat tabungan darurat.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Anda pemilik Bisnis dan ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.