foto by instagram.com/sofyan01002

Misteri Curug Tonjong

Diposting pada

Lokasi: Teja, Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat 45472
Map: Klik Disini
HTM: Rp.15.000
Buka Tutup: 07.00 – 17.00
Telepon:

Kabupaten Majalengka merupakan sebuah kabupaten dalam wilayah Provinsi Jawa Barat dengan ibukota di Majalengka. Kabupaten Majalengka memiliki batas wilayah langsung dengan Kabupaten Indramayu, Cirebon, Kabupaten Sumedang.

Kuningan tepatnya Desa Selajambe, Ciamis, Tasikmalaya tepatnya Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari dan Brebes tepatnya di Desa Pamedaran Kecamatan Ketanggungan.

Berbicara pariwisata di Majalengka mungkin masih asing terdengar disuara kita. Namun siapa sangka bahwa di Majalengka terdapat spot-spot indah dan menarik dimana nantinya akan diproyeksikan sebagai wisata masa depan dengan menawarkan pesona alam di dalamnya. Dengan tren saat ini dimana wisatawan cenderung tertarik dengan keindahan alam.

Salah satunya adalah Curug Tonjong. Curug Tojong adalah salah satu tempat wisata di desa Teja, Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat adalah tempat wisata yang selalu ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan.

Hal itu tidak lepas dari kecantkan curug tersebut, dengan menawarkan suguhan alam indah, air jernih, keindahan gunung ciremai, dan hiasan patung-patung indah yang membuat kita betah untuk tetap berada disana.

foto by instagram.com/catur_iriani

Curug Tonjong sempat ditutup untuk wisata karena daerah ini rawan longsor. Namun objek wisata dan salah satu pesona wisata majalengka ini ‘terlahir’ kembali setelah sekian lama pesonanya sulit dinikmati oleh wisatawan. Walaupun demikian, tempat ini mulai dibuka kembali untuk umum pada tahun 2015 silam, tepatnya tanggal 1 Januari.

Air terjun indah ini berada di kawasan Taman Nasiona Gunung Ciremai. Keindahan alam pegunanan nan indah adalah ciri khas tempat ini. Di sini terdapat jembatan. Dulunya terbuat dari bambu, namun sekarang telah diubah dengan kayu dan tampak lebih kokoh untuk memudahkan pengunjung ketika menikmati keindahan tempat ini.

foto by instagram.com/rosyid_im

Bebatuan menjadi penghias eksotis dari curug indah ini. Suasana khas pegunungan sangat kental terasa di sini. Semuanya terlihat menyatu dan saling melengkapi satu sama lain. Suhu dingin membuat suasana di sini cukup sejuk. Indra peraba sangat gatal untuk menyentuh dinginnya air di sini.

Sungai Cikadondong adalah sumber air dari air terjun dengan ketinggian sekitar +- 4 meter ini. Arusnya tidak terlalu deras. Arus ini masih stabil ketika musim kemarau dan akan lebih deras lagi ketika musim penghujan. Letaknya sendiri berada di celah bebatuan dan ditutupi dengan pepohonan seakan menjadi benteng dan dam. Berikut foto/photo atau gambarnya.

foto by instagram.com/thidayatcbn68

Anda bisa menikmati curug ini cukup dari kejauhan atau dari atas/hulu Curug tersebut.

Untuk anda yang ini menikmati curug dari ketinggian disediakan tangga menuju bagian hulu curug ini, harap berhati-hati ya karena jembatan terbuat dari bamboo akan tetapi saat ini jembatan sudah diganti dengan jembatan besi sehingga lebih aman lagi meski itu harus tetap berhati hati untuk menjaga keselamatan.

Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat memiliki pesona keindahan sangat menarik untuk dikunjungi. Oleh karena itu, wajib hukumnya untuk mengunjungi tempat indah di sana jika sedang berada di kota ini.

Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat merupakan tempat wisata recommended untuk di kunjungi, karena keindahan alamnya sangat mempesona.

Tidak hanya itu penduduk lokal daerah teja juga sangat ramah tamah terhadap para wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing, yang membuat betah para wisatawan.

Sejarah Misteri

Kata tonjong sendiri dimbil dari kata totolonjong (pontang-panting). Awal mula penamaan tonjong itu sendiri berasal dari suatu kisah dimana pada dahulu kala terdapat seorang raja, raja ini memiliki seorang putri dengan paras cantik jelita. Pada suatu hari sang putri raja dilamar oleh ksatria dari daerah sebrang.

Tetapi lamaran dari ksatria tersebut ditolak oleh raja secara halus, sehingga membuat sang ksatria marah, mengetahui ksatria tersebut marah raja langsung mengutus prajuritnya untuk mengatasi perlawanan ksatria tersebut, dalam pertempuran yang sengit antara prajurit raja dan ksatria, akhirnya dimenangkan oleh sang prajurit dan ksatria pun lari kedalam hutan.

foto by instagram.com/thidayatcbn68

Setelah peristiwa itu terjadi raja ingin mengadakan sayembara dimana sayembaranya adalah barang siapa yang bisa mengalahkan prajurit andalan raja, maka ia berhak untuk menikahi putri raja dengan paras menawan itu.

Singkat cerita dengan diadakannya sayembara tersebut terdengarlah kabar oleh seorang pangeran dari kerajaan lain. Pangeran tersebut juga suka dengan putri raja tersebut.

Sehingga sang pangeran pun ingin mengikuti sayembara itu, kemudian pangeran itu meminta izin pada ayahandanya dan gurunya untuk mengikuti sayembara, dan kemudian diberikan oleh gurunya sebuah pedang sakti mandraguna.

Selanjutnya pangeran pun mengikuti sayembara tersebut dan memenangi pertempuan dengan prajurit andalan raja. Dan sebagai hadiahnya sang pangeran berhak untuk menikahi putri raja tersebut.

Mendengar pernikahan antara pangeran dengan putri raja, sang ksatria yang dulunya juga ingin menikahi putri tersebut marah dan kemudian menghampiri pangeran tersebut dan terjadilah pertarungan sengit antara keduanya.

foto by instagram.com/hasandraf2020

Dan pada akhirnya perarungan tersebut dimenangkan oleh sang pangeran, mengetahui pangeran memenangi pertarungan akhirnya sang ksatria pun lari tunggang langgang “ totolonjong” (terpontang-panting). Inilah yang melatar belakangi penamaan curug tonjong.

Uniknya kata tonjong sendiri tidak hanya digunakan di Majalengka sebagai nama curug, akan tetapi juga digunakan sebagai nama sebuah kecamatan di Kabupaten Brebes dan juga sebuah Kampung di Kota Bogor. Dengan kesamaan nama tersebut mungkin pada saat itu, ada peristiwa yang saling terkait diantara daerah-daerah itu.

foto by instagram.com/sofyan01002

Mengenai misteri sendiri Curug Tonjong cukup banyak cerita-cerita yang beredar dimasyarakat. Akan tetapi yang paling sering didengar adalah mengenai perakampungan makhluk halus dan gadis gentayangan di curug tonjong.

Menurut cerita gadis gentayangan ditempat ini berasal dari korban yang jatuh di jurannya. Tidak hanya cerita mistis di sini juga terdapat makam yang sangat dilindungi dan dikeramatkan oleh warga setempat.

Fasilitas Yang Ada

Untuk memanjakan para wisatawan pengurus Obyek Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat menyediakan berbagai fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

foto by instagram.com/noerkuys

Area parkir, Mushola, Kamar mandi , penginapan dan jangan khawatir bagi para wisatwan yang tidak membawa bekal untuk dimakan disekitar objek wisata juga sudah banyak terdapat berbagai wisata kuliner khas majalengka dari yang dijajakan mulai dari warung-warung kecil, saung-saung dan masih banyak lagi. Dan masih banyak lagi fasilitas yang ditawarkan.

Akses dan Transportasi

Akses untuk menuju ke tempat wisata air terjun Majalengka ini cukup mudah dan ini didukung dengan kondisi Jalan Rajagaluh-Teja cukup baik. Patokan termudah dari lokasi air terjun ini adalah sebuah tanjakan. Warga sekitar menyebutnya dengan Tanjakan Pokek.

Sesampainya di tanjakan itu ambil jalan ke arah kiri. Dari sini akan terlihat spanduk yang mengarahkan ke lokasi. Belok ke arah spanduk tersebut. Jalan dari sini menuju ke air terjun tersebut berada cukup sempit serta berlubang. Oleh karena itu harus sangat berhati-hati, terutama yang menggunakan mobil.

foto by instagram.com/onetransport.majalengka

Selain itu, jika menggunakan mobil atau kendaraan roda empat lainnya, maka tidak dapat hingga ke lokasi, melainkan hanya hingga pemukiman warga. Dari sini perjalanan menuju ke lokasi dilakukan dengan berjalan kaki.

Namun jika menggunakan sepeda motor maka bisa hingga tempat parkir. Dari sini jarak ke lokasi tidak begitu jauh bahkan bisa langsung melihat dan mendengar gemuruh suara air jatuh dari ketinggian.

Transportasi yang bisa digunakan untuk menuju ke tempat ini bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi dan juga bisa menggunakan kendaraan umum seperti bis umum atau angkutan dan nanti akan berhenti di terminal bus kota atau desa tujuan.

Setelah itu bisa melanjutkan dengan menggunakan ojek untuk menuju lokasi Obyek Wisata Curug Tonjong di Teja Majalengka Jawa barat tersebut.

Harga Tiket Masuk

Untuk bisa memasuki Objek Wisata Curug Tonjong kita hanya perlu membayar 15.000 untuk menikmati semua wisata di sini.

Tempat indah ini buka mulai dari jam 07.00 pagi hingga tutup pada jam 17.00 sore.

Alamat tempat menawan ini terletak di Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Para pengunjung di sini bisa saja berasal dari lain daerah seperti Surabaya, Bandung, Jakarta, Ciomas, Lalay, Cariu, Cihurip, Carut, Jonggol , Karawang maupun daerah lainnya.

Saran dan Tips

foto by instagram.com/irhafizuaf

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat indah di Teja Majalengka Jawa barat ini antara lain :

1. Sebelum berangkat lebih baik melihat kondisi cuaca, sehingga ketika menikmati keindahan tempat ini tidak terganggu oleh keadaan cuaca dan bisa menghindarkan hal buruk yang mungkin terjadi jika cuaca tidak mendukung untuk berwisata.

2. Persiapkan keperluan yang dibutuhkan, seperti kamera untuk mengabadikan momen.

3. Persiapkan perlengkapan kesehatan untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan pada saat bertamasya.

4. Bersikaplah sopan dan hati-hati untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.