gambar by: jateng.tribunnews.com

10 Kue Khas Jawa Tengah, Mana Favoritmu?

Diposting pada
5/5 - (3 votes)

Sebagai sebuah negara kepulauan, Indonesia terbagi menjadi 34 provinsi. Setiap provinsi memiliki ciri khasnya masing-masing, yang membedakannya dengan daerah lain, terutama dalam hal kebudayaan. Artinya, sebuah kebudayaan yang ada di suatu provinsi belum tentu lho bisa ditemukan di provinsi lain.

Kebudayaan ini tidak hanya mencakup tarian tradisional, senjata, rumah adat, pakaian adat, alat musik, dan lagu daerah, tetapi juga termasuk kuliner khas di dalamnya. Setiap provinsi memiliki makanan khasnya masing-masing, yang belum tentu bisa ditemukan di daerah lainnya.

Salah satu provinsi yang terkenal dengan berbagai kuliner khasnya adalah Jawa Tengah. Selain terkenal dengan wisata alam, sejarah, dan budayanya, Jawa Tengah juga memiliki banyak makanan dan minuman khas. Tidak hanya makanan utama saja, namun di provinsi ini juga terdapat berbagai jajanan tradisional dan kue khas Jawa Tengah.

Nah, penasaran apa saja jajanan tradisional dan kue khas dari Jawa Tengah yang wajib dicoba untuk referensi kulineran? Yuk, simak dulu.

1. Sengkulun

foto by: cookandrecipe.com

Kue Sengkulun adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang banyak disukai orang. Beberapa bahan untuk membuat kue ini antara lain tepung beras ketan, gula jawa, dan parutan kelapa. Teksturnya sangat lembut dan kenyal sedangkan aromanya sangat harum dan lezat.

Sebenarnya, hidangan ini memiliki banyak variasi. Tidak hanya Jawa Tengah, namun Betawi dan Bangka pun punya sengkulun versi mereka sendiri lho. Nah, sengkulun yang berasal dari Jawa Tengah memiliki ciri khas warna adonannya yang merah dan putih. Cara membuat kue ini adalah dengan cara dikukus selama dua jam.

Tidak hanya ditemukan di pasar tradisional saja, jika kalian mau coba buat kue ini sendiri juga bisa lho. Resep hidangan ini banyak ditemukan di internet dan bahan-bahannya pun tidak banyak.

2. Bongko Mento

foto by: suara.com

Bongko Mento adalah salah satu hidangan tradisional khas Jawa Tengah, tepatnya Keraton Jepara. Makanan yang dibungkus daun pisang ini berisi dadar yang diisi dengan suwiran dada ayam yang dicampur dengan jamur kuping, soun, dan santan. Tidak hanya sebagai camilan saja, namun makanan ini juga bisa dijadikan lauk untuk makan nasi lho.

Hidangan ini merupakan salah satu favorit Keraton Jepara. Namun, kalian juga bisa menemukan makanan ini di Pemalang atau bahkan bisa membuatnya sendiri. Jadi, kalian tidak perlu pergi jauh-jauh ke Jawa Tengah karena bahan-bahannya pun cukup mudah untuk ditemukan.

3. Jenang Krasikan

foto by: palapanews.com

Jenang Krasikan adalah salah satu jajanan tradisional yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Dalam Bahasa Jawa, Jenang berarti bubur. Namun, bukan berarti makanan ini adalah bubur ya. Jenang Krasikan memiliki tekstur seperti dodol, namun lebih lembut sehingga terasa lumer di dalam mulut.

Bahan utama untuk membuat Jenang Krasikan adalah beras ketan dan gula merah. Dengan tambahan santan dan sedikit garam, hidangan ini menjadi salah satu jajanan tradisional yang bisa dinikmati semua orang, terutama para penggemar dodol. Meskipun memiliki cita rasa manis, Jenang Krasikan tidak membuat kalian enek lho.

Tidak sulit untuk menemukan kudapan yang satu ini. Sebab, Jenang Krasikan cukup sering dijadikan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan sehingga bisa ditemukan di pusat oleh-oleh dan pasar tradisional di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Selain itu, kue ini juga banyak dijual para pedagang kecil saat memasuki musim lebaran.

4. Kue Mendut

gambar by: jateng.tribunnews.com

Kue Mendut adalah salah satu jajanan tradisional yang berasal dari Jawa Tengah, tepatnya Temanggung. Hidangan yang terbuat dari singkong ini memiliki isian gula merah di tengahnya. Namun, ada juga yang menggunakan campuran kelapa dan gula putih sebagai isiannya. Biasanya, kue ini disajikan saat acara besar seperti hajatan dan pernikahan.

Menariknya lagi, hidangan ini memiliki makna yang cukup dalam. Dapat dilihat pada gambar di atas bahwa kue ini terdiri dari dua warna, yaitu hijau dan pink. Nah, dua warna ini memiliki arti sepasang. Jadi, makna kue ini adalah semua yang ada di dunia ini diciptakan sepasang. Ada suka dan duka, gelap dan terang, serta laki-laki dan perempuan.

5. Serabi Solo

foto by: lifestyle.okezone.com

Sesuai dengan namanya, Serabi Solo adalah kue basah dari Kota Solo, Jawa Tengah. Meskipun namanya sama dengan yang ada di Bandung, Serabi Bandung dan Solo memiliki perbedaan yang cukup banyak dari bahan-bahannya, cara pembuatannya, dan juga penyajiannya.

Serabi Bandung menggunakan tepung terigu, sementara Serabi Solo menggunakan tepung beras. Dalam pembuatannya, Serabi Solo ditambahkan santan kelapa encer pada adonan yang sudah setengah matang untuk menghasilkan warna yang lebih putih di permukaannya. Untuk penyajian, Serabi Bandung dimakan dengan kuah kinca atau gula jawa dan Serabi Solo bisa langsung disantap.

6. Kue Moho

foto by: masakandapurku.com

Kue Moho adalah makanan ringan khas Pati yang terbuat dari bahan dasar tepung dan gula pasir. Kedua bahan ini dicampur untuk menghasilkan rasa yang manis dan tekstur sedikit lembek. Sama seperti kue-kue pada umumnya, hidangan ini dibuat dengan cara pemanggangan.

Makanan ini bisa ditemukan di pasar tradisional sehingga bisa dibeli untuk jajan sehari-hari. Asiknya lagi, kue ini bisa bertahan lama sehingga tidak masalah jika dibawa untuk perjalanan yang jauh!

7. Wajik

foto by: sajiansedap.grid.id

Wajik adalah salah satu makanan yg cukup terkenal di Jawa Tengah. Hidangan dengan bentuk seperti wajik yg ada di kartu remi ini terbuat dari beras ketan kemudian dicampurkan dengan gula jawa dan santan kelapa untuk menghasilkan rasa yg manis. Kue ini seringkali dijadikan hantaran pada acara pernikahan.

Kini, banyak penjual yang sudah berkreasi dalam membuat berbagai varian rasa wajik seperti stroberi, nanas, nangka, dan lain-lain. Wajik cukup mudah ditemukan lho saat kalian berkunjung ke daerah Jawa Tengah.

8. Klepon

foto by: traveling.bisnis.id

Nah, kalo kue yg satu ini hampir semua orang sudah tau ya! Klepon adalah kue tradisional dari Jawa Tengah yg identik dengan bentuk bola warna hijau dan parutan kelapa di atasnya. Hidangan ini terbuat dari beras ketan yg dibentuk bola lalu diisi dengan gula merah. Adonan Klepon yg sudah jadi pun direbus pada air mendidih dan disajikan dengan parutan kelapa.

9. Latopia

foto by: travel.tribunnews.com

Latopia adalah salah satu kue khas Tegal, Jawa Tengah. Meskipun namanya mirip dan menjadi salah satu hasil akulturasi budaya Tionghoa, Latopia dan Bakpia berbeda ya! Perbedaannya terletak pada ukuran Latopia yang lebih besar dan teksturnya yg lebih kering. Isiannya pun bermacam-macam, bisa cokelat, kacang hijau, dan lain-lain.

Jika kalian mau beli jajanan ini, penjualnya ada banyak lho di Kota Tegal. Salah satunya ada di Jalan KH Hasyim Ashari Nomor 14 Tegal Selatan, Kota Tegal.

10. Putu Ayu

foto by: resepkoki.id

Kue Putu Ayu adalah salah satu kue khas Jawa Tengah yg mirip bolu kukus. Bahan-bahan pembuatnya juga sama lho, yaitu terigu, telur, santan, tepung maizena, dan gula pasir. Namun, sebelum dikukus, pada cetakan Putu Ayu ditambahkan parutan kelapa terlebih dahulu ya!

Jika Sumatera punya Jongkong dan Betawi punya Rangin, itulah aneka jajanan tradisional dan kue khas Jawa Tengah yg wajib dicoba untuk referensi kulineran. Kini, beberapa bisa ditemukan di Jakarta dan bisa dibuat sendiri karena resepnya sudah banyak ditemukan di internet. Nah, dari beberapa macam jajanan dan kue di atas, manakah yg paling ingin kalian coba?

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Anda pemilik Bisnis dan ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.