Panada, gambar By @sardegnafood

13 Jajanan dan Kue Khas Manado Untuk Menemani Liburanmu

Diposting pada

Selain terkenal akan destinasi wisata alam yang indah, Provinsi Sulawesi Utara juga memiliki beragam makanan khas yang wajib untuk dicoba. Tidak hanya masakan berat, tetapi juga banyak jajanan dan kue tradisional yang siap memanjakan lidah wisatawan.

Jika daerah lain punya wajik, cucur, talam, kue srikaya, apem, biji salak, dan lain-lain, Kota Manado juga memiliki jajanan dan kue tradisional yang beragam. Mulai dari jenis basah, kering, hingga umum pun ternyata punya nama yang berbeda di kota ini lho!

Beberapa di antaranya adalah makao yang dikenal sebagai bakwan, koyabu yang merupakan kue khas Minahasa, kue gelang, kue rambutan, spekulas kenari, susen yang merupakan kue sus, tolu, panekuk, kue fantasi, napolitein, dll.

Ada juga kue yang sering dijadikan kudapan saat natal dan lebaran seperti nastar, kukis tosca, kue sultana, dan lain-lain. Namun selain itu, masih banyak lagi nih, yang harus kita bahas. Nah, apa saja tuh?

Berikut ini adalah beberapa nama jajanan dan kue khas Manado yang harus dicoba ketika kulineran di provinsi Sulawesi Utara, lengkap dengan gambarnya:

1. Klappertaart

Foto By @rumah187

Sebagian besar orang sudah tidak asing lagi dengan hidangan yang satu ini. Sebab, di kota lain seperti Jakarta juga sudah mudah ditemukan. Klappertaart adalah kue dengan bahan dasar kelapa.

Cara membuat kue ini pun cukup beragam, namun yang paling umum adalah dengan dipanggang. Tart kecil ini memiliki tekstur yang lembut seperti custard.

Salah satu klappertaart terkenal di Manado ada di Christine Klappertaart yang tokonya terletak di Jl. AA Maramis No. 16, Manado. Harganya bervariasi, dari Rp. 15.000 hingga 200 ribu, tergantung ukurannya.

2. Bobengka

Foto By @indonesian_chef

Sekilas, kue ini mirip dengan wajik karena sama-sama dibuat dari gula merah. Namun, banyak orang bilang jika bobengka merupakan kue browniesnya Kota Manado. Teksturnya lembut dan cita rasanya adalah gurih.

Kue ini bisa dijadikan buah tangan untuk orang-orang tercinta di rumah lho! Nah, kalian bisa membelinya di berbagai toko oleh-oleh yang ada di Kota Manado, dengan harga yg cukup murah, karena kisarannya masih di bawah Rp. 10.000 per buah.

3. Brudel

Foto By @kuebasahmanado

Nah, kalo kue yg satu ini hampir mirip dengan bolu sukade. Hanya saja, bolu sukade lebih berwarna-warni. Brudel merupakan kudapan perpaduan cake dan roti dengan taburan keju di atasnya.

Kalian bisa membeli kue ini secara online dengan kisaran harga di bawah Rp. 100.000 per loyangnya. Jika ingin membuat kue ini sendiri, resepnya juga banyak ditemukan di internet, dan bahan-bahannya pun cukup mudah ditemukan.

4. Apang Coe

Foto By @renikitchen

Untuk kudapan satu ini terkenal dengan wanginya. Sebab, sewaktu proses pembuatan, adonan diletakkan di dalam wadah yg terbuat dari daun pandan, baru dikukus. Kudapan tersebut terbuat dari campuran tepung terigu, gula merah, dan air.

Kalian bisa menemukan kue basah yg satu ini di beberapa pasar tradisional di Sulawesi Utara. Harga per buahnya pun juga relatif murah, masih di bawah Rp. 10.000 lho!

5. Balapis

Foto By @onnike

Balapis merupakan kue lapis khas Manado yg memiliki tekstur lembut dan padat. Pada umumnya, diberikan pewarna alami dari pandan dan cokelat. Bahan pembuat kudapan ini adalah tepung beras, santan serta gula pasir.

Sayangnya, tidak dijual di banyak tempat di Manado. Namun, salah satu tempat dimana kalian bisa menemukannya adalah di kios Kue Balapis Manado di Jl. Yos Sudarso No. 33B dengan harga yg relatif murah, satuannya kurang dari Rp. 10.000.

6. Kolombeng Selai

Awalnya, kue sejenis roti dengan bahan dasar telur, gula putih, vanili, dan kayu manis ini dibuat tanpa selai. Namun, karena adanya permintaan, akhirnya dibuatlah kolombeng selai.

Salah satu brand yg terkenal adalah kolombeng selai yg diproduksi oleh UD Mega di Desa Poyowa Besar II, Sulawesi Utara. Harga per buahnya pun juga sangat murah, 30 biji untuk Rp. 50.000 dan 10 biji dihargai Rp. 17.000.

7. Lalampa

Foto By @hobimasak.id

Kue lalampa adalah hidangan sejenis lemper berisi ikan cakalang di dalam segumpal beras ketan yg dibungkus oleh daun pisang lalu dibakar. Selain isiannya, cara memasaknya pun berbeda dengan lemper karena dikukus, bukan dibakar.

Kue ini banyak dijual di berbagai rumah makan, terutama yg terletak di sekitar daerah perairan Manado. Harga satuannya pun cukup murah, yakni di bawah Rp. 10.000 per buahnya!

8. Kue Lampu-Lampu

Foto By @mondysnet

Kalo kudapan yg satu ini adalah salah satu kue yang sering dijadikan sebagai takjil saat bulan Ramadhan. Gula merah yg ada di dalam dipercaya banyak orang akan meningkatkan imunitas tubuh manusia lho ternyata!

Kudapan ini sangat mudah ditemukan di Kota Manado, terlebih lagi saat bulan Ramadhan. Di pasar tradisional, hingga toko kue pun bisa kalian temukan dengan harga yang relatif murah, yaitu Rp. 2.500 hingga 3.000 per buahnya.

9. Kacang Goyang

Foto By @nusadeli

Jika suku betawi punya kue kering kembang goyang, Manado punya kacang goyang yang berbeda dari kacang lain pada umumnya, karena berwarna-warni dan dimasak sambil digoyang agar tidak hangus.

Kue kering ini cocok untuk dijadikan sebagai buah tangan dari Kota Manado. Oleh karena inilah, kalian bisa menemukan kacang goyang di berbagai toko oleh-oleh dengan harga yg cukup murah, yakni mulai dari Rp. 10.000 hingga 30.000, tergantung ukurannya.

10. Pia Amurang

Jika Bali punya Pia Legong, Manado juga punya pia khas nih, yaitu Pia Amurang yang dibuat dari kacang hijau dan kemudian dicampur gula, dibungkus adonan tepung, lalu dipanggang. Teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam.

Pia Amurang adalah kue yg tahan lama, bahkan bisa sampai tiga bulan. Oleh karena itu, bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Kalian bisa mendapatkannya di kawasan sentra kuliner Desa Teep dengan harga satuan Rp. 1.000 hingga 2.000.

11. Panada

Panada, gambar By @sardegnafood

Panada merupakan salah satu kue khas yg cukup populer selain klappertaart. Kudapan ini sebenarnya berasal dari Spanyol, namun hadir di Manado dengan ukuran yang lebih kecil.

Panada bisa ditemukan di berbagai tempat dengan harga yg relatif murah, satu kue isi cakalang ini dihargai di bawah Rp. 10.000 lho!

12. Popaco

Foto By @omahkueken

Satu lagi kue favorit orang saat bulan Ramadhan adalah popaco. Kudapan ini sudah mulai hilang di tempat lain, namun masih banyak ditemukan di Kampung Arab, Manado, apalagi saat akan berbuka puasa.

Kue popaco dibungkus dengan daun pisang dan dibuat model kerucut. Bahan dasar pembuatannya adalah tepung beras sehingga teksturnya lembut dan rasanya pun manis. Saus santan pun membuat citarasanya semakin gurih.

Kalian bisa menemukan kue ini di Kampung Arab, tepatnya di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang. Harga per buahnya pun juga murah lho, hanya Rp. 2.500!

13. Bagea

Dengan bahan dasar tepung sagu yang dicampur gula merah, kayu manis, dan pala, kue bagea menghasilkan rasa dan aroma unik. Hal ini karena adonan dibungkus daun enau. Kudapan tersebut banyak ditemukan di pusat oleh-oleh seharga Rp. 30.000/bungkus.

Itulah aneka kue khas Manado yg wajib dicoba saat kulineran di sana. Manakah favoritmu?

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.