Kalau bicara soal kuliner khas Jawa Barat, Cirebon mungkin tidak sejago Bandung atau Bogor dalam hal popularitas. Tapi tunggu dulu, kota yang pernah menjadi pusat Keraton ini punya deretan hidangan yang tak kalah lezat dan unik. Bahkan, beberapa makanan khas Cirebon konon menjadi inspirasi kuliner kerajaan yang tersebar ke berbagai daerah Jawa.

Mengapa Kuliner Cirebon Layak Dijelajahi?
Kota Cirebon terletak di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, sehingga kulturnya memadukan kedua tradisi. 影响 ini terlihat jelas pada makanan khasnya — ada yang berasa ringan seperti masakan Sunda, ada pula yang lebih berempah seperti masakan Jawa Tengah. Buat keluarga yang ingin memperkenalkan anak pada kekayaan kuliner Indonesia, Cirebon adalah tujuan yang tepat.
15 Kuliner Khas Cirebon yang Wajib Anda Coba
Berikut daftar kuliner khas Cirebon yang wajib masuk dalam daftar eksplorasi Anda:
- Tahu Gejrot — Tahu pong (tahu goreng setengah jadi) yang disiram kuah kacang cair berwarna kecokelatan. Kuahnya dibuat dari kacang tanah, gula merah, dan cabe rawit yang memberikan rasa manis, gurih, dan pedas sekaligus. Cocok sebagai camilan sore.
- Nasi Jamblang — Nasi putih yang dibungkus daun jati tua (janur), disajikan dengan lauk pauk yang beragam. Konon nama “jamblang” berasal dari cara membungkus nasi dengan daun yang dilipat membentuk anyaman.
- Sate Kalong — Dibuat dari daging kelelawar yang dipanggang dengan bumbu kacang. Meskipun terdengar unik, sate ini sudah menjadi tradisi kuliner Cirebon sejak puluhan tahun lalu dan punya penggemar tersendiri.
- Nasi Lengko — Nasi putih yang ditambahkan tahu, tempe, irisan mentimun, disiram kuah kacang, dan taburan kerupuk. Rasanya segar dan mengenyangkan.
- Mie Goreng Cirebon — Mie goreng dengan taburan ayam suwir, telur, dan sayuran. Bumbunya lebih gurih dibanding mie goreng biasa.
- Kue Gapit — Kue kering tradisional dari adonantepung ketan yang dipanggang di atas bara api. Rasanya manis dan gurih, teksturnya renyah.
- Empal Gentong — Daging sapi yang dimasak dalam gentong (pot tanah liat) dengan kuah santan dan rempah. Proses memasak yang lambat membuat daging sangat empuk.
- Soto Ayam Cirebon — Soto dengan kuah bening yang gurih, diberi taburan bawang goreng dan daun seledri. Beda dari soto daerah lain, soto Cirebon pakai rajangan kol dan sometimes peyek.
- Kopi Jos — Minuman kopi khas Cirebon yang diseduh dengan campuran jahe dan gula merah, lalu diminum dari gelas kecil dengan acara “jos-jos” (digoyang-goyang) sebelum diminum.
- Teh Talang — Minuman teh tradisional dari daun teh yang diseduh dengan gula aren, diminum hangat. Namanya berasal dari cara penyajiannya yang menggunakan talang (pipa bambu).
- Piscok — Pisang yang dibungkus kulit lumpia, lalu digoreng dan disiram cokelat cair. Camilan manis yang populer di Cirebon.
- Lotek — Salad sayuran dengan siraman peanut sauce (kuah kacang) yang gurih. Mirip dengan gado-gado tapi dengan tekstur kuah yang lebih cair.
- Bajigur — Minuman hangat dari santan, gula aren, dan jahe. Cocok diminum saat cuaca dingin atau sore hari.
- Bandeng Presto — Bandeng yang dimasak dengan teknik presto (tekanan tinggi) sehingga durinya menjadi lunak dan bisa dimakan langsung. Bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
- Kerupuk Melarat — Kerupuk dari singkong yang dipotong tipis, digoreng garing. Namanya unik, tapi rasanya gurih dan jadi teman sempurna untuk soto atau nasi lengko.
Tips Berkuliner di Cirebon Bersama Keluarga
Berikut beberapa tips agar perjalanan kuliner Anda di Cirebon nyaman bersama keluarga:
- Pilih jam kunjungan yang tepat — Banyak warung tradisional Cirebon yang baru buka sore hingga malam. Untuk sarapan, cari saja kedai nasi lengko atau soto yang sudah beroperasi dari pagi.
- Bawa anak-anak ke tempat dengan pilihan menu beragam — Tidak semua anak suka makanan pedas. Pilih tempat makan yang menyediakan menu mild atau bisa diminta tanpa cabe.
- Siapkan oleh-oleh — Kue gapit, bandeng presto, dan piscok bisa dibawa pulang. Simpan di tempat sejuk agar tidak cepat basi.
- Jangan lupa coba kuliner di luar kota — Jika Anda memiliki waktu lebih, eksplor juga kuliner di daerah Grensed (Grebes, Sindang, Drajat, Sedong) yang punya variasi tersendiri.
Rekomendasi Tempat Kuliner di Cirebon
Beberapa tempat yang bisa Anda dikunjungi untuk mencicipi kuliner khas Cirebon:
- Jl. Kalibiru — Area ini dikenal sebagai sentra makanan tradisional Cirebon dengan banyak pilihan tahu gejrot dan nasi lengko.
- Jl. Pengampon — Tersedia berbagai pilihan soto dan mie goreng khas Cirebon.
- Pasar Traditionil — Untuk membeli oleh-oleh seperti kue gapit dan bandeng presto.
Referensi tambahan: Untuk informasi sejarah dan budaya Cirebon, Anda bisa mengunjungi Wikipedia – Kabupaten Cirebon dan Kemitbuddagri – Peninggalan Sejarah Keraton Cirebon.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kuliner Cirebon
Apa makanan khas Cirebon yang paling populer?
Tahu Gejrot dan Nasi Jamblang adalah makanan paling ikonik dari Cirebon. Keduanya bisa ditemukan dengan mudah di hampir setiap sudut kota.
Apakah Cirebon cocok untuk keluarga dengan anak-anak?
Sangat cocok. Banyak kuliner Cirebon yang tidak terlalu pedas dan punya tekstur yang anak-anak sukai. Anda juga bisa meminta level cabe sesuai keinginan di warung-warung tradisional.
Di mana bisa membeli oleh-oleh khas Cirebon?
Bandeng presto, kue gapit, dan piscok tersedia di oleh-oleh tradisional di sekitar Jl. Yos Sudarso atau oleh-oleh di pinggir kota. Untuk pilihan lebih lengkap, datang saja ke pasar tradisional.
Setelah mencicipi kuliner khas Cirebon, Anda juga bisa mengeksplorasi kuliner khas Tasikmalaya yang tak kalah menarik, atau kuliner Pekalongan yang terkenal dengan wingkonya. Buat keluarga yang ingin staycation, tersedia juga rekomendasi hotel keluarga di Bandung dengan fasilitas lengkap.
Kuliner Cirebon mungkin belum setenar Bandung atau Bogor, tapi kejutan rasa yang ditawarkan benar-benar worth it. Dari camilan sederhana seperti tahu gejrot hingga hidangan bersantan seperti empal gentong, setiap gigitan punya cerita. Yuk, ajak keluarga jelajahi kekayaan kuliner Cirebon!


