15 Kuliner Khas Solo yang Wajib Dicoba: Gudeg, Nasi Liwet, dan Warisan Kuliner Surakarta 2026

Solo atau yang kini lebih dikenal dengan Surakarta menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah dari kota-kota besar lainnya di Jawa. Sebagai kota budaya yang kaya akan tradisi, Solo punya deretan hidangan ikonik yang telah turun-temurun dan masih aktif dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar daerah. Dari hidangan berat seperti gudeg dan nasi liwet hingga jajanan kaki lima yang legendaris, berikut adalah rekomendasi kuliner khas Solo yang wajib Anda coba saat berwisata ke kota ini.\n
Gudeg Solo yang ikonik
Gudeg Solo menjadi salah satu ikon kuliner yang wajib dicoba
\nSolo memiliki sejarah panjang sebagai pusat kerajaan Mataram Islam, dan warisan budaya ini tercermin dari kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi. Berbeda dari Yogyakarta yang lebih dikenal dengan gudegnya, Solo menawarkan variasi yang berbeda dengan sentuhan rasa yang lebih gurih dan rempah yang lebih padat. Kota ini juga menjadi pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi budaya Jawa secara lebih dalam, baik dari sisi historis maupun kulinernya.## 1. Gudeg Wijilan Gudeg adalah hidangan tradisional khas Yogyakarta yang juga sangat populer di Solo. Namun, Gudeg Wijilan punya ciri khas tersendiri dengan tekstur yang lebih kering dan rasa yang lebih gurih. Dibuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan rempah selama berjam-jam, gudeg di sini disajikan dengan nasi, ayam kampung, tahu, dan telur. Tempat ini terletak di kawasan Wijilan, tidak jauh dari pusat kota Solo, dan sudah beroperasi sejak puluhan tahun lalu dengan recipe yang tidak pernah berubah.## 2. Nasi Liwet Pete Berbeda dari nasi liwet yang biasa ditemukan di restoran, Nasi Liwet Pete menawarkan sensasi berbeda dengan tambahan pete yang memberikan aroma khas. Hidangan ini dimasak dalam periuk tanah liat dengan santan dan rempah, sehingga nasinya memiliki tekstur yang lembut dan kaya rasa. Tambahan ayam suwir dan sambal membuat hidangan ini semakin lengkap dan menjadi favorit para wisatawan yang ingin mencicipi autensitas rasa Solo.## 3. Serabi Notosuman Serabi Notosuman adalah salah satu makanan ringan legendaris di Solo. Terbuat dari adonan beras yang dipanggang dalam cetakan tanah liat dengan topping parutan kelapa dan gula merah cair, serabi ini memiliki tekstur yang lembut di dalam dan sedikit garing di pinggir. Tempat ini sudah ada sejak generasi lalu dan tetap mempertahankan kualitasnya hingga kini, menjadi bukti nyata bagaimana kuliner tradisional bisa bertahan di era modern.## 4. Lentho Lentho adalah gorengan khas Solo yang terbuat dari parutan singkong yang dicampur dengan irisan bawang daun dan bumbu kemudian digoreng hingga kecokelatan. Rasanya gurih dan sedikit manis, cocok sebagai teman nasi atau camilan sore. Lentho sering dijual di pasar-pasar tradisional dan pedagang kaki lima sekitar kawasan Solo, menjadi camilan yang menggoda siapa saja yang melaluinya.## 5. Soto Kadhaton Soto Kadhaton menawarkan soto dengan kuah bening yang segar dan empal daging yang empuk. Soto ini menggunakan daging sapi pilihan yang dimasak dengan rempah-rempah tradisional, menciptakan aroma yang menggugah selera. Disajikan dengan nasi, soun, dan sambal, Soto Kadhaton menjadi pilihan tepat untuk sarapan atau makan siang yang mengenyangkan dan lezat.## 6. Angsle Buluh Angsle adalah minuman tradisional khas Solo yang terbuat dari campuran susu kedelai, jahe, dan gula merah. Minuman ini disajikan hangat dengan tambahan roti atau tape singkong. Rasanya yang manis dan hangat sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin atau sore hari. Angsle Buluh dapat ditemukan di sekitar kawasan Balekota Solo dan sudah menjadi tradisi ngopi masyarakat Solo sejak lama.## 7. Tahu Kupu Tahu Kupu adalah tahu sutra yang digoreng hingga bagian luarnya kering sementara bagian dalamnya tetap lembut. Disajikan dengan siraman kuah kecap cabe dan taburan daun bawang, tahu ini menjadi favorit banyak orang. Harganya yang murah dan rasanya yang lezat membuat Tahu Kupu selalu ramairamai dikunjungi, terutama saat jam makan siang.## 8. Mie Kering Solo Mie Kering Solo adalah mie yang dimasak hingga kering dengan tambahan tumisan daging, sayuran, dan telur. Berbeda dari mie pada umumnya, mie ini memiliki tekstur yang sedikit kenyal dan rasa yang gurih. Mie Kering Solo cocok untuk oleh-oleh karena bisa bertahan beberapa hari tanpa pendinginan, sehingga wisatawan bisa membawanya pulang ke rumah masing-masing.## 9. Satria Satria adalah gorengan berbentuk pipih yang terbuat dari singkong parut yang dicampur dengan gula merah dan kelapa parut. Rasanya manis dan gurih, menjadi camilan favorit anak-anak maupun dewasa. Satria banyak dijual di pasar tradisional dan oleh-oleh khas Solo, menjadi salah satu oleh-oleh yang paling dicari wisatawan.## 10. Klepon Klepon adalah bola-bola ketan yang diisi dengan gula merah cair dan dibalur dengan parutan kelapa. Rasanya manis dan gurih, dengan tekstur kenyal dari ketan dan lumat dari gula merah cair di dalamnya. Klepon mudah ditemukan di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh khas Solo, menjadi camilan yang sulit dilewatkan.## 11. Kopijos Kopijos adalah minuman kopi tradisional Solo yang disajikan dalam cangkir dari tanah liat. Kopi ini diseduh dengan gula merah dan memiliki rasa yang manis dan gurih. Suasana ngopi di Kopijos yang disajikan dengan cangkir tradisional memberikan pengalaman yang autentik, membawa pengunjung zurück ke masa lalu.## 12. Dawet Ayu Dawet adalah minuman tradisional yang terbuat dari cendol, santan, dan sirup gula merah. Dawet Ayu adalah salah satu produsen Dawet yang terkenal di Solo. Minuman ini sangat segar dan cocok diminum saat cuaca panas, menjadi penyejuk tenggorokan yang sempurna setelah mengeksplorasi kota Solo yang panas.## 13. Roti Buaya Roti Buaya adalah roti manis dengan bentuk buaya yang menjadi tradisi pernikahankhas Jawa. Meskipun awalnya untuk acara pernikahan, roti ini juga menjadi oleh-oleh khas Solo yang populer. Rotinya lembut dengan isian mentega dan cokelat, menjadi oleh-oleh yang tidak hanya lezat tetapi juga unik.## 14. Wingko Babat Wingko adalah kue tradisional dari campuran ketan, kelapa parut, dan gula. Wingko Babat adalah salah satu produsen Wingko yang terkenal di Solo. Kue ini dipanggang dalam cetakan dan memiliki tekstur yang lembut dengan aroma kelapa yang khas, menjadikannya oleh-oleh wajib dari Solo.## 15. Es Sekoteng Es Sekoteng adalah minuman dingin yang terbuat dari cincau, kolang-kaling, pacar cina, dan sirup. Disajikan dengan es batu dan santan, minuman ini sangat menyegarkan. Es Sekoteng banyak dijual oleh pedagang kaki lima dan menjadi favorit untuk melawan panasnya cuaca Solo.## FAQ: Kuliner Khas Solo### Di mana lokasi Gudeg Wijilan? Gudeg Wijilan terletak di kawasan Wijilan, tidak jauh dari pusat kota Solo. Anda bisa menggunakan maps atau bertanya pada warga sekitar untuk menuju lokasi yang tepat.### Apakah Solo ramah untuk wisata kuliner keluarga? Ya, Solo memiliki banyak restoran dan tempat makan yang menyediakan kursi dan menu yang cocok untuk keluarga. Dari food court modern hingga pedagang kaki lima yang bersih, Solo menawarkan berbagai pilihan.### Berapa budget untuk mencicipi kuliner Solo? Budget bervariasi, namun untuk mencicipi berbagai kuliner khas Solo, budget sekitar Rp 50.000 hingga Rp 150.000 sudah cukup untuk makan siang atau malam dengan menu lengkap.### Kuliner mana yang paling cocok untuk oleh-oleh? Mie Kering Solo, Wingko Babat, dan Roti Buaya adalah beberapa oleh-oleh khas Solo yang bisa bertahan lama dan mudah dibawa.## Penutup Kuliner khas Solo menawarkan kekayaan rasa yang sulit dilupakan. Dari gudeg yang kaya rempah hingga jajanan tradisional yang lezat, Solo wajib masuk dalam daftar destinasi kuliner Anda. Jangan lupa untuk mencicipi beberapa rekomendasi di atas saat berkesempatan mengunjungi kota budaya ini.

Baca juga: 15 Kuliner Khas Semarang dan Kuliner Khas Kudus untuk memperkaya referensi wisata kuliner Jawa Tengah Anda.

Scroll to Top