Galame Durian, Foto By @ngalisui

Traveling Ke Nias, Ini Dia Oleh Oleh Yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Diposting pada

Nias adalah kepulauan yang letaknya ada di barat Pulau Sumatera. Wilayah tersebut dihuni oleh suku Nias, yang konon katanya masih memiliki budaya megalitik.

Salah satu rutinitas budaya megalitik suku Nias yang masih bertahan sampai sekarang adalah lompat batu atau biasa disebut dengan Fahombo. Aksi ini sering dipertontonkan di tengah rumah tradisional untuk menghibur para wisatawan.

Berlibur ke Nias, rasanya seperti ada yang kurang kalau tidak membawa pulang oleh-oleh khas dari pulau di perairan barat Sumatera ini.

Nah, berikut ini ada 10 daftar oleh-oleh khas Nias yang wajib kamu beli dan bawa pulang sebagai buah tangan seusai berkeliling menikmati keindahannya. Apa saja namanya? Yuk disimak!

1. Galame Durian

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki yang namanya dodol, namun dengan keunikan dan citarasa berbeda-beda. Demikian pula hanya dengan pulau Nias.

Seperti namanya, dodol atau galame ini bahan utamanya terbuat dari daging buah durian. Rasanya manis legit dan untuk teksturnya kenyal seperti pada umumnya.

Galame khas Nias ada juga yang dibuat dari pisang ambon. Teksturnya tidak terlalu kenyal dan juga tak semanis varian durian, melainkan ada sedikit rasa getir. Camilan ini mudah ditemui di toko oleh-oleh di sekitarnya, harganya biasanya dipatok kisaran 25 sampai 85 ribuan saja.

2. Tabadu Coffee Robusta

Foto By @tabadu_coffee

Pulau Nias memang bukanlah penghasil kopi terbesar, namun disini kamu juga bisa menemukan buah tangan berupa minuman yang dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Namanya yaitu Kopi Tabadu, jenis robusta asal Gunung Sitoli. Meski warnanya hitam pekat, tapi rasanya sangat nikmat. Kamu para pecinta coffee bisa mengkombinasikannya dengan susu kental manis agar rasanya lebih nikmat.

Untuk harga per bungkus, kopi Tabadu dibanderol mulai dari Rp.40.000 buat ukuran kecil, sementara yang porsi besar seharga Rp.80.000. kamu bisa menemukannya di berbagai pusat oleh-oleh di sekitar Nias.

3. Garifi Gae Siata

Foto By @garifigaesiata_mryaris

Mendengar namanya mungkin akan banyak yang bertanya-tanya, oleh-oleh jenis apa sih itu? Nah, Garifi Gae Siata adalah makanan ringan khas Nias yang bahan dasarnya terbuat dari talas.

Talas kemudian dikeringkan lalu diolah dan diberi bumbu untuk dijadikan keripik. Cemilan ini memiliki citarasa gurih dengan sedikit rasa pedas.

Bagi kamu yang ingin membeli buah tangan ini, cukup sediakan budget Rp.45.000 saja. Untuk mendapatkannya tak sulit, karena tersedia di sejumlah toko oleh-oleh di sekitar pulau Nias.

4. Gamumu

Foto By @meihua70

Selain talas, di tangan para ahli di Nias, pisang juga diolah menjadi cemilan ringan bernama Gamumu. Kamu pun bisa menjadikannya sebagai buah tangan untuk orang-orang di rumah.

Dalam bahasa Nias, pisang itu artinya Gamumu. Untuk membuat cemilan satu ini dibutuhkan pisang ambon yang masih hijau. Kemudian diiris tipis-tipis, lalu digoreng dan selanjutnya diberi bumbu manis campuran dari coklat serta madu.

Karena menggunakan pisang ambon sebagai bahan utama, rasa getir akan sedikit menghiasi manisnya madu. Namun justru itulah yang memperkaya citarasa keripik Gamumu.

Jika kamu tertarik membelinya, datang saja ke pusat oleh-oleh di Pasar Gomo, kota Gunung Sitoli, Nias Utara atau di Bandara Binaka. Untuk harganya, tak perlu khawatir masih sangat aman dikantong.

5. Biga

Foto By @foodtravelandarehead

Biga atau biasa juga disebut dengan Bika adalah salah satu jajanan tradisional suku Nias yang kerap diburu masyarakat lokal ataupun para wisatawan untuk dijadikan buah tangan.

Biga khas Nias ini bahan utamanya terbuat dari madu, sehingga tak heran bila citarasanya agak cenderung manis. Kudapan tersebut banyak dijajakan di sekitar Eks Pasar Gomo. Cukup dengan budget 30 ribu saja, kamu sudah bisa membawanya pualng sebagai oleh-oleh.

6. Sambal Bubuk Udang

Foto By @tressanadith

Nah, bila kamu berkunjung ke Gunung Sitoli, ada satu buah tangan yang wajib kamu beli sebagai buah tangan, namanya yaitu sambal bubuk udang.

Sambal bubuk ini hanya bisa ditemui di kota Gunung Sitoli saja. Seperti namanya, bahan utama pembuatannya adalah udang yang dihaluskan kemudian dicampur dengan cabai, kacang tanah, kentang serta berbagai bumbu dapur lainnya.

Sambal ini bisa dimakan langsung atau dijadikan sebagai pendamping nasi. Rasanya gurih, manis, dan asin dari bumbu yang digunakan bercampur jadi satu.

Kamu bisa membelinya di gerai Sambal Bubuk Udang di Nias. Untuk harganya dibanderol hanya kisaran 45 ribuan saja per bungkusnya.

7. Hambae Natiti

Foto By phinemo.com

Makanan khas Nias selanjutnya yang juga bisa kamu bawa pulang sebagai buah tangan adalah Hambae Natiti, sejenis penganan enak berbahan dasar campuran daging kepiting dan santan kelapa.

Hambae Natiti ini bentuk dan rasanya tak jauh berbeda dengan abon. Banyak wisatawan sering membelinya untuk dijadikan oleh-oleh.

Namun cukup disayangkan, karena hambae natiti masih jarang diproduksi. Dan untuk kamu yang ingin mendapatkannya harus beranjak dulu ke kepulauan Hanako, Kecamatan Siromba, Nias.

8. Kain khas Nias

Foto By travel.detik.com

Pakaian tradisional suku Nias yang biasa disebut dengan Baru Isito ini juga bisa kamu jadikan buah tangan alternatif untuk kerabat atau kaum hawa.

Kain yang biasa dipakai oleh kaum hawa ini memiliki warna bervariasi, ada hitam, merah atau emas. Selain terkenal akan kekhasan coraknya, keunikannya adalah bahannya tidak dipintal dari kapas melainkan serat pohon dan rumput.

Oleh karenanya, menjadi satu hal yang wajar jika harganya sedikit lebih mahal. Konon katanya, kain ini dulunya digunakan hanya untuk orang penting atau kaum bangsawan loh.

9. Saku Nisolo

Foto By Foto By topijelajah.com

Saku Nisolo adalah makanan pokok pengganti nasi di Pulau Nias Selatan. Penganan ini bahan utamanya terbuat dari tepung sagu yang digongseng terlebih dahulu kemudian disiram dengan santan.

Saku Nisolo ini bisa dimakan begitu saja karena rasanya begitu saja. Disantap dengan lauk, biasanya akan semakin lebih nikmat. Penganan tersebut juga mudah ditemukan karena sudah menjadi makanan pokok disana.

10. Kerajinan Khas Nias

Oleh khas nias selatan oleh-oleh pulau dari
Foto By Foto By kerajinanindonesia.id

Selain makanan, Nias juga punya beraneka macam kerajinan unik dan sangat pas untuk dijadikan souvenir. Jenisnya beragam, mulai dari gelang sampai patung. Bahan dasarnya kebanyakan menggunakan kerang-kerang rusak dan kayu.

Satu tempat paling recommended untuk berburu kerajinan unik khas Nias adalah Bu’ulolo Gallery di jalan raya Pantai Sorake, Teluk Dalam. Tak perlu khawatir jika ingin memborong yang banyak, karena harga souvenir disini murah meriah.

Itulah oleh-oleh khas Nias yang bisa kamu pulang. Sebenarnya masih ada beberapa kuliner enak, namun sayangnya tidak dapat dijadikan buah tangan karena mudah basi. Jadi sekian dulu ya informasinya dan sampai jumpa di artikel JejakPiknik lainnya!

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.