Foto By @larsmartinholta

Taman Alam Lumbini Berastagi Buka Jam Berapa?

Diposting pada

Lokasi: Barus Jahe, Brastagi, Dolat Rayat, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara 22171
Map: Klik Disini
HTM: Gratis
Buka Tutup:
– Senin – Jumat 09.00 – 18.00 WIB
– Sabtu – Minggu 10.00 – 20.00 WIB
Telepon: –

Bagi Anda yang tinggal di wilayah perkotaan, mungkin sudah bosan dengan suasanan kota yang penuh polusi dan tak pernah sepi.

Ditambah lagi dengan udara yang panas dan jalanan yang sangat macet, sehingga membuat Anda malas untuk beraktifitas diluar rumah.

Apabila Anda ingin menikmati suasana yang tentram, indah serta memiliki tempat yang asri dan juga menyejukan pandangan, cobalah berkunjung ke Ibukota Sumatra Utara yakni Kota Medan.

Kota Medan terkenal sebagai salah satu kota yang memiliki cukup banyak tempat wisata unik dan menyenangkan.

Selain menyugukan suasana sejuk dan dingin, Medan ternyata memiliki tempat rekreasi yang luar biasa menarik dan tidak kalah seru dengan objek wisata lainnya.

Tempat ini bernama Taman Alam Lumbini, salah satu destinasi wisata populer di Kabupaten Brastagi dengan menyuguhkan suasana religi dan sangat layak untuk Anda kunjungi.

Keindahan Taman

Foto By @victorio_max

Taman Alam Lumbini memiliki luas sekitar 3 hektar dan terletak di lembah serta memiliki keistimewaan yang menarik.

Objek wisata ini dikelola oleh manajemen profesional. Berkunjung kesini tidak dipungut biaya sepeserpun, pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu di depan pintu masuk.

Taman Alam Lumbini ini disekitarnya dihiasi dengan berbagai macam bunga dan pohon yang tertata rapi.

Selain itu di taman ini juga terdapat patung-patung biksu yang membuatnya semakin indah. Kawasan peribadatan tersebut berada di atas bukit di daerah Brastagi.

Foto By @poet.ra169

Suasana alam yang asri semakin melengkapi wisata Anda sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat berlibur bersama keluarga.

Selain itu, yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk datang ke Taman Alam Lumbini ini adalah keberadaan Replika Pagoda Shwedagon.

Pagoda ini adalah replika dari pagoda yang ada di Myanmar dan menjadi tempat wisata baru sejak bulan Oktober tahun 2010.

Replika Pagoda

Foto By @realfarhans

Objek wisata ini memiliki keunikan tersendiri karena di dalamnya terdapat pagoda yang sangat tinggi dan seluruhnya berwarna emas sehingga terlihat begitu berkilau.

Jika dilihat dari kejauhan warna keemasan pagoda akan semakin berkilau dan seakan mencuri perhatian para wisatawan. Tidak heran jika sering disebut dengan nama pagoda emas.

Pagoda yang terdapat di Taman Alam Lumbini ini merupakan pagoda tertinggi di Indonesia dan telah meraih rekor yang termasuk ke dalam kategori sebagai replika tertinggi nomor 2 di Asia Tenggara.

Di sekitar kawasan Lumbini ini juga ada sebuah jembatan gantung yang dihiasi dengan puluhan lentera yang bergelantungan disepanjang jalan.

Jembatan ini dikenal dengan nama Titi Lumbini yang memiliki panjang sekitar 20 meter.Tepat di bawahnya, Anda dapat melihat taman indah yang telah di tata dengan rapi.

Foto By @indonesia_wonder

Ditambah lagi dengan tanaman pohon-pohon yang besar sehingga membuat suasana seperti ada disebuah hutan alami.

Berada di Taman Alam Lumbini, Anda akan merasakan suasana seperti sedang berada di luar negeri.

Wisatawan juga dapat berfoto di bangunan pagoda dan bagi pengunjung yang beragama Budha, tempat ini dapat digunakan untuk persembahayangan.

Replika Pagoda Shwedagon memiliki bentuk relief yang unik dan terdapat juga patung-patung Budha yang menghiasi bangunan pagoda ini.

Selain itu di sebelah kiri pagoda terdapat sebuah menara puncak yang berbentuk berkisar. Di bagian bawah terlihat sebuah hiasan saluran berupa gelang-gelang emas dengan panjang 1,5 meter.

Bagian Dalam

Foto By @rhiesoe

Pada bagian puncak bangunan pagoda juga terdapat puluhan lonceng yang mengantung sebagai penghias.

Lonceng-lonceng tersebuat akan berdentang apabila tertiup oleh angin. Di dalam pagoda tersimpan sebanyak 2,958 rupang Budha, 30 rupang arahat dan 108 relik suci. Hampir seluruh benda tersebut dibawa langsung dari Myanmar.

Di bagian dalam pagoda terdapat pohon permohonan atau lebih dikenal sebagai Wishing Tree. Pohon ini penuhi gantungan kertas yang berisi permohonan para pengunjung.

Namun jika Anda ingin menulis permohonan, hal tersebut hanya bisa dilakukan pada hari raya Gong Xi Fat Chai saja.

Foto By @realfarhans

Apabila ingin memasuki area dalam pagoda, Anda diharuskan untuk melepas alas kaki. Selain itu, jika ingin mengambil gambar tidak boleh menggunakan kamera handphone serta dilarang makan dan minum selama berada di dalamnya.

Jika sedang tidak ada jadwal ibadah di pagoda, maka pengunjung diperbolehkan untuk masuk ke dalam pagoda emas dengan syarat harus menggunakan pakaian rapi dan sopan serta menjaga ketertiban.

Para wisatawan dianjurkan untuk selalu mematuhi peraturan yang ada dan harus menjaga kebersihan karena pagoda ini bukan hanya sebagai objek wisata tetapi juga sebagai tempat ibadah.

Oleh karena itu pengunjung dilarang berisik dan harus menghargai orang yang sedang bersembahyang.

Tempat ibadah orang Budha selalu memiliki aroma khas bakaran hio. Maka jika berada di pagoda ini Anda akan mencium harumnya dupa.

Dibagian dalam pagoda tepatnya ditengah-tengah ruangan terdapat 4 buah patung Budha yang terbuat dari marmer.

Fasilitas Yang Ada

Foto By @sherlysteph

Taman Alam Lumbini telah dilengkapi fasilitas penunjang yang akan memberi kenyamanan bagi para pengunjung seperti pelayanan informasi, permainan anak-anak, taman taman rekreasi hingga peralatan fitness.

Selain itu pengelola taman juga telah menyediakan toko-toko atau kios kecil untuk menjual berbagai macam makanan ringan, souvenir serta oleh-oleh khas Medan.

Sejarah Singkat

Foto By @wirsuarez_official

Replika Pagoda Shwedagon ini mulai dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2010 lali.

Sejarah mencatat bahwa Replika Pagoda Shwedagon ini dalam peresmiannya mendapatkan rekor MURNI, dalam kategori punja Bakti atau pemberkahan terbanya, yang didatangi oleh ribuan anggota Sangha.

Peresmian pagoda ini dihadiri oleh 1.250 anggota Sangha, yang juga terdiri dari 100 orang bhiksu dari indonesia, dan 650 anggota yang berasal dari Burma Myanmar serta 400 anggota datang langsung dari Thailand.

Bahkan ada juga dari negara-negara lain yang datang, hingga mencapai kurang lebih sekitar 20 negara. Sedangkan untuk sejarah nama Taman Alam Lumbini sendiri diambil dari nama sebuah tempat.

Tempat tersebut bernama ‘Lumbini’ yang berada di kaki gunung Himalaya, Nepal. Lumbini merupakan tempat dimana Siddharta Gautama dilahirkan dan nantinya Siddharta Gautama akan menjadi Buddha.

Rute Menuju Lokasi

Foto By @doni_ss366

Lokasi taman Alam Lumbini ini letaknya di Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo tepatnya berada di kaki Gunung Sibayak. Jaraknya sekitar 1 jam dari pusat kota Medan.

Dari arah Medan Anda dapat menaiki sepeda motor ataupun bus. Setelah sampai di simpang Tongkoh atau Tugu Buah Jeruk lalu belok kiri.

Tidak jauh dari tempat itu, belok ke arah kanan. Di sepanjang jalan Anda akan disugui kebun-kebun stroberi dan area strobery petik sendiri.

Ikuti jalan tersebut maka Anda akan menemuka Taman Alam Lumbini. Jarak Taman Alam Lumbini dari Medan kurang lebih sekitar 50 Km dan cukup memakan waktu sekitar 1 jam lebih apabila menggunakan kendaraan.

Buka Jam Berapa

Pagoda ini buka mulai dari hari Senin sampai Jumpat dari pukul 09.00-18.00 WIB, sementara di hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 10.00-20.00 WIB.

Pagoda ini sering dipakai untuk acara sembahyang jadi akan ditutup lebih awal sekitar pukul setengah 6 sore.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.