Gunung Tangkuban Perahu

Diposting pada
Foto By @rwhl_hilma

Lokasi: Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Jawa Barat 40391
Map: Klik Disini
HTM: Wisatawan Lokal Rp.31.000, Mancanegara Rp.301.000
Buka Tutup: 07.00–17.00
Telepon: 08278-0654-0653

Tujuan Rekreasi

Bandung, merupakan sebuah kota yang berstatus sebagai ibukota provinsi jawa barat yang secara administrasi dipimpin oleh seorang wali kota.

Kota ini memiliki bentuk peta topografi yang secara geografis dikelilingi pegunungan dan memiliki kawasan pariwisata dengan pemandangan alam yang sangat indah & romantis.

Oleh karena itu kota ini sering kali dijadikan tujuan rekreasi baik bagi penduduk lokal maupun daerah lainnya.

Seperti yang kita ketahui, nusantara memiliki beragam kumpulan hikayat atau dongeng baik itu kisah tentang hewan seperti si kancil, dan tokoh legenda.

Bahkan kisah yang menjadi penjelasan mengenai asal mula terbentuknya suatu tempat, yang biasanya tersirat dengan kalimat yang mengandung nilai pendidikan dan pesan moral.

Berbicara mengenai kota bandung, konon kota ini memiliki ikatan hubungan dengan gunung tangkuban perahu yang saling berkaitan satu sama lainnya, serta dengan beberapa tempat di Bandung.

Menurut sejarah, terjadinya kota Bandung sendiri berasal dari telaga akibat lava pada gunung tangkuban perahu yang membendung sungai citarum.

Hal ini juga didukung dengan letak bentuk geologi Bandung sendiri, yang memiliki fakta memang dikelilingi oleh banyak pegunungan.

Hal tersebut sebagai pertanda bahwa pada jaman dulu, kota yang sekarang telah menjelma menjadi metropolitan ini merupakan sebuah danau atau telaga.

Bandung sendiri memiliki banyak sasakala, yang salah satunya mengenai terbentuknya gunung tangkuban perahu.

Sasakala ini dituangkan dalam bentuk carpon, atau carita pondok atau yang sesuai EYD bahasa indonesia berarti cerita pendek, mengenai Gunung Tangkuban perahu.

Foto By @lindulundi

Legenda Singkat

Asal usul Gunung Tangkuban perahu, terbagi menjadi 2 latar. Ada yang percaya cerita ini terjadi di kuningan ada pula yang percaya di Bandung, bahkan ada yang mengaitkan dengan nabi Nuh.

Dan pada artikel kali ini saya akan mengupas tuntas dan secara lengkap cerita dengan latar di kota Bandung.

Gunung tangkuban perahu dipercaya oleh rakyat parahyangan merupakan bentuk amarah sangkuriang yang menendang perahu hasil buatannya sendiri karena gagal mempersunting putri rarasati atau lebih dikenal dengan nama dayang sumbi.

Hal ini di karenakan, dayang sumbi baru mengetahui bahwa pria yang akan dinikahinya adalah anaknya sendiri yang dulu pernah ia usir saat melihat ciri khas berupa luka didahinya.

Untuk menggagalkan pernikahan dayang sumbi pun meminta syarat berupa bendungan, serta perahu untuk berlayar dibendungan tersebut sebelum fajar tiba.

Sangkuriang akhirnya menggunakan ajian miliknya yang didapat dari ayahnya, guna memanggil jin yang dapat membantunya menyelesaikan permintaan dayang sumbi.

Sungai citarum dibendung menggunakan material dari letusan gunung sunda dan menjadi danau bandung purba, pohon lametang pun ditebang untuk membuat perahu yang diminta kekasihnya.

Konon katanya saat jatuhnya batang pohon lametang pun dapat menghasilkan bencana gempa.

Foto By @mita_nur_aeni

Mengetahui sangkuriang hampir berhasil, Dayang sumbi pun merasakan gelisah yang berlebih atau dalam puisi siloka sunda disebut Inggis ku bisi ,rempan ku sugan.

Dan akhirnya meminta bantuan pada Sang Hyang Tunggal agar fajar hadir lebih cepat guna menggagalkan sangkuriang.

Boeh rarang (kain berwarna putih) yang dayang sumbi tenun digunakan untuk membungkus daun kingkilaban dan ditebarkan 7 helai sehingga bercahaya bagai fajar dan membuat ayam berkokok.

Para jin pun tunggang langgang ketakutan karena mengira hari sudah pagi, mengetahui kenyataan bahwa ia gagal sangkuriang pun meluapkan amarahnya.

Sisa tebangan kayu lametang menjadi gunung bukit tunggul yang ada di lembang, sisa-sisa ranting atau dalam bahasa sunda berarti rangrang di interpretasi menjadi gunung burangrang.

Saat amarahnya mencapai puncak, sanghyang tikoro dijebol, sumbatan aliran citarum dilempar menuju timur dan konon menjadi gunung manglayang.

Foto By @deky_youngs36

Perahu buatannya pun ditendang ke utara sehingga menjadi gunung yang penuh fenomena yakni gunung tangkuban perahu.

Melihat amarah anaknya yang penuh gejolak, dayang sumbi pun terus berlari kearah timur.

Sangkuriang yang melihat hal ini pun berusaha mengejar dayang sumbi hingga berhenti disebuah bukit kecil yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Putri.

Disana dayang sumbi memohon pada Sang Hyang Tunggal agar diselamatkan. Akhirnya dayang sumbi dirubah menjadi setangkai bunga jaksi.

Pengejaran sangkuriang pun terhenti pada tempat yang sekarang dikenal dengan nama ujung berung, dan disanalah konon sangkuriang ngahiyang atau menghilang ke alam gaib.

Seperti gunung – gunung gede lainnya di Indonesia, gunung tangkuban perahu pun juga memiliki sejumlah cerita angker didalamnya.

Foto By @isfiandn

Deskripsi Misteri

Salah satu yang terkenal seperti tanjakan emen, yang konon katanya menjadi tempat pembuangan mayat tabrak lari dari seorang pria yang memiliki nama emen tersebut.

Dan kisah lainnya ada mengatakan bahwa suara rintihan dari ibu ratu yang merupakan panggilan untuk dayang sumbi agar meredam aktivitas vulkanik.

Gunung tangkuban perahu juga memiliki kuncen atau juru kunci yang bernama abah eman, lelaki yang lahir di tahun 1948 ini menjaga air keramat beserta goa kahuripan.

Riwayat Gunung tangkuban perahu bila dikaji menggunakan sains, diperkirakan merupakan salah satu gunung tertua.

Konon katanya merupakan hasil runtuhan fisik dari gunung sunda purba dan membentuk kaldera dengan gunung tangkuban perahu ditengahnya.

Letusan yang terjadi pada gunung tangkuban perahu sendiri, menghasilkan kawah, atau crater in English. Kawahnya sendiri terbagi menjadi tiga kawah utama dan tujuh kawah kecil.

Foto By @dickynuggraha

Kawah yang tertua yakni kawah yang di namai dengan paguyangan badak yang telah berumur puluhan ribu tahun, lalu berurutan muncul kawah upas dan setelahnya kawah ratu.

Sisa kawah lainnya yakni Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, dan Kawah Jarian yang juga menjadi bagian area wisata.

Potensi Meletus

Menurut history yang dilansir dari news.detik, terjadi letusan pada tahun 1910 pada kawah ratu memuntahkan skorea dan material abu yang mengandung zat berbahaya.

Bahkan pada 2005 silam, status gunung ini sempat menjadi siaga 1 akibat terjadinya gempa vulkanik dengan jumlah sebanyak 17 kali dan membuat kawasan ini ditutup.

Meski sempat dinyatakan sebagai zona bahaya, namun para penduduk saat itu belum juga mengungsi, padahal jika terus membesar di khawatirkan akan terjadi letupan yang membahayakan.

Foto By @lasoenphotovideo

Situs berita lainnya juga membuat laporan sempat terjadi beberapa kali peningkatan status dari normal (level 1) menjadi waspada (siaga 2).

Seperti pada saat 21 februari 2013 ketika gunung tangkuban perahu mengeluarkan hujan abu, dan saat dilanda gempa yang terjadi dikawasan gunung tangkuban parahu pada tanggal 30 dan 31 Desember 2014, dan terus mengeluarkan asap.

Dimana pada awalnya asap tersebut disangka berasal dari lubang kepundan hasil letusan oktober 2013, namun nyatanya pada 2 januari 2015 diketahui asap ini berasal dari retakan baru, yang menghasilkan retak sepanjang 25 hingga 50 meter.

Retakan ini juga sempat membuat masalah baru bagi gunung tangkuban perahu, karena retakan ini memiliki potensi meletus kembali.

Letusan pada bulan oktober 2013 juga disebut sebagai sejarah baru bagi gunung ini, karena letusan terus kembali terjadi secara beruntun selama 4 hari.

Pada November 2016 kemarin, mentri SDM yang baru di angkat jokowi yakni Ignatius jonan, memberi amanat pada badan geologi saat berkunjung ke Bandung.

Hal ini disebabkan, peralatan yang ada saat ini sudah terbilang jadul. Sehingga perlu dilakukan penggantian dengan yang baru dan lebih aman, serta tahan disegala kondisi cuaca.

Hal ini tentunya diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya bencana alam agar dapat mendeteksi kapan terjadinya bencana sedini mungkin, guna menurunkan resiko korban jiwa dengan jumlah sekecil mungkin.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa tangkuban perahu tetap menjadi wisata favorit yang terkenal hingga dikalangan wisatawan mancanegara seperti Malaysia, Belanda dan Arab.

Foto By @m_beny_s

Beberapa wisatawan yang saya temui disana kebanyakan berasal dari daerah Jakarta, dan beberapa daerah di jawa tengah seperti Solo, Jogja dan Wonosobo.

Di pusat informasi, kalian juga dapat menemukan beberapa lukisan, poster & gambar, contoh batuan, dan diorama dari gunung tangkuban perahu itu sendiri.

Ketinggian MDPL

Gunung yang termasuk dalam jenis pegunungan stratovolcano ini merupakan gunung aktif yang memiliki pusat erupsi dari timur ke barat.

Dan terletak di ketinggian sekitar 6.837 kaki atau 2.084 meter dengan rimbunan hutan pinus serta kebun teh disekitarnya.

Foto By @trio_adi_wijaya

Luas nya sendiri mencapai total keseluruhan 1.660 hektar, dengan 1.290 hektar berupa hutan lindung, dan sisanya yakni 370 hektar sebagai hutan wisata dengan ekosistem flora dan fauna yang masih terjaga.

Beberapa hewan yang dapat di jumpai di antaranya, puyuh gonggong, trenggiling, ayam hutan, tupai dan juga lutung.

Beruntung, fauna buas seperti babi hutan dan macan kumbang yang menurut penduduk sekitar dulu sempat di jumpai kini sudah tak terlihat lagi.

Di kawasan ini selain banyak penjual cinderamata juga tersedia masjid yang tentunya di lengkapi area wuduk.

Namun bagi anda yang ingin berwudu, tentunya perlu sedikit berhati-hati karena pastinya air wudhu akan terasa sangat dingin.

Karena dilansir dari website Wikipedia.com dengan letak gunung tangkuban perahu yang tinggi, bahkan cuaca di siang hari pun masih dikisaran 17 oC, sementara suhu terendah untuk malam hari dapat mencapai 2 oC, brrr!.

Dengan legenda yang telah melekat secara turun menurun ini tentunya membuat dongeng rakyat mengenai legenda tangkuban perahu pun tak hanya tersaji dalam bentuk teks cerita pendek untuk anak.

Ada juga bentuk narrative novel seperti panah patah sangkuriang yang terbit pada juni 2003 yang dapat anda baca di google, mengenai resensi seputar isi bukunya dan biografi penulis naskah novel tersebut.

Bagi anda yang belum tahu apa itu resensi, resensi ialah ulasan bagi sebuah karya baik berupa tulisan maupun film.

Resensi sendiri biasanya dilengkapi dengan rangkuman, ringkasan, atau rumusan singkat tentang karya tersebut.

Dan resensi biasanya memiliki fungsi sebagai sarana kreativitas hingga nilai ekonomis bagi penulis sekaligus fasilitas untuk promosi untuk pertimbangan calon pembeli.

Namun tak hanya sampai disitu, legenda sangkuriang juga menjadi salah satu cerita yang dapat anda nikmati dalam bentuk film maupun kartun.

Terdapat banyak sekali pilihan video mengenai Tangkuban Perahu yang dapat Anda tonton melalui situs youtube.

Selain di youtube, Anda juga dapat mencari informasi mengenai tangkuban perahu yang gambarnya banyak tersebar di google seperti foto kawah, wallpaper, hasil bumi sekitar seperti wortel, kubis, dan bayem, serta pintu masuk tangkuban perahu.

Foto By @harry_tukangpoto

Gunung ini juga sering kali menjadi topik ulasan untuk membuat sebuah karya tulis ilmiah, biodata penulisnya pun banyak bertebaran di google.

Mulai dari tingkat SMP & SMA yang biasanya di tujukan untuk tugas study tour ataupun tugas uas, hingga pada anak-anak mahasiswa yang tentunya memiliki standar sistematika penulisan, keterangannya, hingga tipe analisis yang tentunya berbeda-beda sesuai tingkatannya.

Nama gunung tangkuban perahu sendiri, selain lekat dengan dongeng sangkuriang & bait ramalan jayabaya.

Rupanya banyak dijadikan nama Jalan diberbagai daerah di Indonesia. Seperti di Ciomas Bogor, hingga di Denpasar bali yang dekat dengan lapangan bola di Gang VII Padangsambian Klod.

Namun juga diabadikan dalam sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Neneng Fitri, yang lirik lagunya sendiri ditulis oleh H. Endang S.

Tak hanya gunung tangkuban parahu, Anda juga dapat mengunjungi wisata lainnya yang berada dekat dengannya.

Seperti pemandian sari ater yang berada di Ciater kab. Subang, juga surga para pecinta hiking yakni taman wisata jayagiri yang biasanya ramai dengan pengunjung yang tengah melakukan pendakian.

Hingga wisata Ngagobyag yakni menangkap ikan tanpa kisa/jala atau alat lainnya yang merupakan bagian dari festival perayaan hari jadi ke-69 kota subang yang jatuh pada april lalu yang diikuti 2700 peserta.

Hotel Dekat Sini

Bagi anda yang ingin menghabiskan liburan di sekitar kabupaten subang ini, anda tidak perlu khawatir kesulitan mencari penginapan.

Hotel terdekat seperti Pesona Bamboo, Panorama Lembang, dan masih banyak lagi yang lain yang tentunya memiliki harga yang berbeda-beda.

Gimana? tertarik untuk mengunjungi tempat ini? bagi Anda yang kesulitan mengakses situs resmi.

Silahkan hubungi nomor tertera di atas untuk mendapat info update mengenai kondisi/status gunung terkini, berapa harga tiket rombongan dan lain sebagainya.

Khusus bagi anda yang baru pertama kali dan mau mengunjungi tempat ini, jangan khawatir!

Kami telah sediakan link yang boleh anda simak pada awal artikel ini untuk langsung menuju ke google map lokasi tangkuban perahu, biaya masuk, jam buka.

Penggunaannya pun cukup mudah, disana anda dapat lihat denah & detail alamat tujuan, jalur yang digunakan, serta seberapa jauh jarak yang akan anda tempuh yang di infokan dengan satuan ukuran kilometer.

Cukup tekan pilihan petunjuk arah dan cukup anda isi titik awal pada posisi anda baik secara manual maupun memanfaatkan GPS.

Google map pun akan langsung memandu anda untuk sampai ke tujuan via rute tercepat. Tunggu apa lagi? Yuk visit tangkuban perahu !

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.