Foto by instagram.com/pendakilawas/

Gunung Penanggungan Spot Sunrise Terbaik di Mojokerto, Berikut Rute Pendakiannya

Diposting pada

Alamat: Area Hutan, Trawas, Mojokerto, Jawa Timur
Map: Klik Disini
Jam Buka: 24 Jam
No. Telp: 0812 3215 2477
WhatsApp: 0812 3215 2477

Harga Tiket Masuk

HTM: Rp. 10.000
Parkir Motor:
Rp. 5.000

Foto by instagram.com/dedi.setyawan/

Biaya pendakian atau Simaksi Gunung Penanggungan bisa dibilang cukup terjangkau yaitu hanya 10ribuan saja per orangnya. Selain mengeluarkan biaya Simaksi, kamu juga perlu menyiapkan uang untuk membayar karcis parkir kendaraan sebesar 5ribu dan keperluan logistik pribadi.

Pada pos pemberhentian atau pos sudah terdapat warung-warung makan yang bisa kamu manfaatkan untuk membeli camilan ataupun bekal minuman. Selain warung makan di basecamp juga terdapat toilet yang nyaman untuk digunakan.

Rute Pendakian

Foto by instagram.com/wahyubahtiar_/

1. Jalur Jolotundo Trawas

Jika ingin mendaki ke Gunung Penanggungan kamu bisa melewati beberapa pilihan rute pendakian salah satunya Via Jolotundo, Trawas. Jalur Jolotundo ini merupakan salah satu yang paling banyak dipilih oleh para pendaki.

Banyak yang bilang kalau Jalur Jolotundo ini merupakan Jalur Sejarah atau Jalur Ziarah. Hal tersebut dikarenakan para pendaki yang melalui jalur ini akan menemukan banyak situ bersejarah seperti Candi Putri, Candi Pura, Candi Bayi, Candi Sinta dan Candi Gentong.

Desa Seloliman, Kecamatan Trawas yang menjadi Jalur Jolotundo ini sendiri berlokasi di sebelah Barat Gunung Penanggungan. Trek Jalur Jolotundo sendiri cukup mudah dilalui dan sudah banyak sarana penunjang di sepanjang jalannya.

Pendakian dari basecamp Jolotundo menuju puncak gunung ditaksir akan memakan waktu sekitar 4,5 jam. Trek pendakiannya lebih landai namun jaraknya memang cukup panjang, sehingga tetap membutuhkan tenaga yang fit.

2. Jalur Tamiajeng Trawas

Selain Jolotundo, rute lain yang menjadi favorit para pendaki ialah Via Tamiajeng, Trawas. Lokasinya berada di Desa Tamiajeng, Trawas, Mojokerto dimana letaknya ada di sebelah Barat Daya Gunung Penanggungan.

Bisa dibilang Jalur Tamiajeng ini memiliki rute paling singkat dari jalur lain, namun meskipun begitu tracknya lumayan terjal. Disini kamu akan menemukan empat pos pemberhentian sebelum mencapai Puncak Pawitra.

Salah satu keistimewaan yang akan didapatkan jika memilih mendaki Via Tamiajeng ini ialah kamu akan melewati Bukit Bayangan. Sebuah titik atau pelataran yang juga sering dijadikan sebagai tempat untuk camping para pendaki.

Foto by instagram.com/ilham.z_35/

Rute perjalanan menuju basecamp pendakian Via Tamiajeng bisa dimulai dari Surabaya menuju Terminal Pandaan. Kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Trawas menggunakan angkutan umum ataupun ojek. Lokasi basecampnya nggak jauh dari Universitas Ubaya Kampus 3 dan Objek Wisata Air Terjun Dlundung.

Sesampainya di Basecamp Jalur Tamiajeng kamu akan menemukan banyak fasilitas diantaranya seperti kamar mandi, warung makan dan tempat parkir. Estimasi waktu pendakian dari Tamiajeng menuju Puncak Gunung Penanggungan kira-kira sekitar 3 jam.

Sebelum mendaki pastikan perbekalannmu sudah cukup terutama air. Sebab sepanjang jalur kamu tidak akan menjumpai sumber air, sehingga pastikan kalau stock air-mu cukup.

3. Jalur Kedungudi Trawas

Selain Via Jolotundo dan Tamiajeng, kamu juga bisa memilih untuk mendaki lewat Jalur Kedungudi, Trawas. Sebenarnya jalur ini masih berhubungan dengan jalur Jolotundo. Banyak candi yang akan kamu lewati jika mendaki Via Kedungudi seperti Candi Siwa, Candi Guru, Candi Sinta, Candi Lurah, Candi Naga II dan Candi Carik.

4. Jalur Wonosunyo, Betro, Gempol

Berikutnya kamu juga bisa memilih Jalur Betro yang diawali dari Desa Wonosunyo, Kec. Gempol, Pasuruan. Lokasi dari Jalur Wonosunyo ini berada di sebelah Timur Gunung Penanggungan. Dengan memilih Jalur ini kamu akan melewati sebuah situs bersejarah yaitu Candi Sumber Tetek.

5. Jalur Ngoro

Jalur terakhir yang bisa kamu pilih ialah Via Ngoro. Pendakian melewati rute ini diawali dari Dusun Genting, Desa Watonmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Namun, jalur ini tidak banyak dipilih oleh para pendaki karena medannya paling berat dari keempat jalur diatas.

Medan yang akan dilewati Jalur Ngoro ini didomininasi oleh jalan setapak. Dimana kamu juga akan melewati Candi Wayang dan terdapat juga sebuah tanjakan sadis dengan kemiringan mencapai 80 derajat.

Transportasi Ke Basecamp

Foto by instagram.com/zainul_fata27/

Untuk bisa sampai di Penanggungan kamu bisa memilih satu diantara jalur yang sudah kami sebutkan diatas. Namun buat kamu yang belom tau atau minim informasi mengenai transportasi menuju basecamp pendakian maka kami akan berikan beberapa alternatif berikut ini:

a. Dari Surabaya

Jika kamu berasal dari Surabaya, maka kamu bisa memilih jalur Tamiajeng untuk menuju Puncak Penanggungan. Kamu bisa mengawali perjalananmu dengan menaiki bus jurusan Malang atau Terminal Pandaan di Terminal Bungurasih.

Dari Terminal Pandaan kamu bisa menaiki L300 jurusan Terminal Pandaan-Trawas lalu turun di Pasar Kesiman. Kemudian lanjutkan perjalananmu menuju Basecamp Tamiajeng menggunakan ojek motor.

Foto by instagram.com/adispupra/

b. Dari Malang

Kalau berasal dari Malang maka kamu bisa menaiki bus dari Terminal Arjosari menuju Terminal Pandaan. Rute selanjutnya sama seperti diatas, yaitu menaiki angkutan umum L300 jurusan Terminal Pandaan-Trawas, kemudian naik ojek dari Pasar Kesiman menuju Basecamp Tamiajeng.

c. Menggunakan Kendaraan Pribadi

Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi, maka bisa langsung menuju ke arah Tretes dari Pandaan. Saat tiba di Terminal Trawas, ambil jalan lurus terus sampai di pertigaan BRI kemudian beloklah ke kanan. Ikuti jalan raya besar kemudian berbeloklah ke kanan lalu lurus terus sampai ke pos pendakian Trawas.

Sekilas Gunung

Foto by instagram.com/derahma19/

Gunung Penanggungan yang puncaknya dinamai Puncak Pawitra ini memiliki ketinggian mencapai 1.653 Mdpl. Penanggungan Mt. ini merupakan gunung berapi kerucut yang lokasinya berada di perbatasan dua Kabupaten yaitu Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur.

Meskipun tergolong gunung kecil, namun Penananggungan Mt. ini memiliki pesona yang nggak kalah cantik seperti gunung-gunung lainnya seperti Gunung Arjuno dan Gunung Welirang.

Penanggungan Mt. juga memiliki keunikan tersendiri, dimana banyak situs akeologi era Hindu-Budha yang terdapat di permukaan gunungnya mulai dari kaki sampai puncak.

Foto by instagram.com/mithazzh_/

Menariknya adalah di Gunung Penanggungan ini dikelilingi sedikitnya delapan puncak gunung seperti Gn. Bendo, Gn. Wangi, Gn. Sarahklapa, Gn. Jambe, Gn. Bekel, Gn. Genting/Gambir, Gn. Gajahmungkur, dan Gn. Kemuncup. Ketinggian dari masing-masing gunung tersebut bervariasi mulai dari 745 Mdpl sampai dengan 1260 Mdpl.

Konon, Gunung Penanggungan ini adalah bagian dari Puncak Gunung Mahameru yang tercecer ketika dipindahkan ke Pulau Jawa (Jawadwipa). Selain itu, Gn. Penanggungan juga dianggap sebagai salah satu gunung di Jawa Timur yang dianggap suci.

Selain dianggap sebagai salah satu gunung yang suci, Gn. Penanggungan juga kerap disebut sebagai miniaturnya Gn. Semeru lho guys. Hal tersebut dikarenakan Puncak dari Gunung Penanggungan ini memiliki permukaan tandus seperti Gn. Semeru.

Pesona Penanggungan

Foto by instagram.com/nofawiwitneriska/

Meskipun Gn Penanggungan memiliki puncak yang tidak terlalu tinggi namun pesonannya mampu membuat para pendaki berdecak kagum lho. Selain mempunyai Bukit Bayangan yang menjadi spot favorit untuk berburu sunrise dan sunset, Penanggungan juga memiliki pemandangan luar biasa cantiknya.

Saat pagi hari kamu juga akan dimanjakan dengan pemandangan megahnya Gunung Semuru, Arjuna dan Welirang yang bisa dijadikan sebagai latar belakang fotomu. Dijamin kece banget deh buat diunggah ke sosial media dan mempercantik tampilan feeds instagram-mu.

Foto by instagram.com/pendakilawas/

Selain menawarkan view memukau, Penanggungan juga terkenal sebagai salah satu gunung yang ramah pendaki. Hal tersebut dikarenakan gunung berapi ini terletak di ketinggian yang tidak terlalu tinggi.

Karena letaknya yang tidak terlalu tinggi inilah membuat Gunung Penanggungan ini cocok banget buat dijadikan medan latihan para pendaki pemula sepertimu nih guys. Kamu bisa jajal pendakian tek-tok atau pulang pergi maupun camping diatas puncak, keduanya sama-sama memiliki sensasi serta pengalaman yang menyenangkan kok.

Foto by instagram.com/marsyada.mw/

Jadi kalau kamu belom cukup nyali mendaki Semeru, mendingan coba mendaki Gunung Penanggungan dulu aja! Nggak bakalan nyesel deh jajal mendaki Penanggungan ini, itung-itung pemanasan kan sebelum mencoba gunung yang lebih tinggi.

Nah kalau pengen dapet sensasi yang lebih menyenangkan kamu juga bisa jajal mengunjungi beberapa destinasi wisata di sekitar Gn. Penanggungan lho diantaranya seperti Pertirtaan Jolotundo dan Vanda Waterworld.

Punya rekomendasi lain?? Komen dibawah ya gaes!

Catatan: Semua data di atas adalah data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan terbaru yang Kamu ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaiki.

Bagi Usaha Rental atau Travel yg ingin masuk dalam artikel diatas, silahkan mengisi kolom komentar. Lengkap dengan informasi: Alamat, Nomer Telepon, WhatsApp dan informasi pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.